Naffa Amalia Gandrungi Profesi Sinden Sejak Duduk di Bangku SMP
Naffa Amalia, dara kelahiran Sidoarjo, 2 Mei 2001 ini sudah sekitar empat tahun menekuni passion-nya sebagai pelantun lagu-lagu tradisional.
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Alunan musik gamelan mengiringi suara merdu sinden muda, Naffa Amalia.
Naffa Amalia, dara kelahiran Sidoarjo, 2 Mei 2001 ini sudah sekitar empat tahun menekuni passion-nya sebagai pelantun lagu-lagu tradisional.
"Saya mulai nyinden tahun 2016, waktu SMP. Saat itu ikut ekstrakurikuler yang dites dulu. Ternyata saya terpilih, katanya suara saya bagus," ungkap pemilik akun Instagram @naffaamalioo_ ini.
Sejak saat itu ia sering mendapat tawaran, seperti mengisi acara di TVRI.
"Kalau nggak salah sudah lima sampai enam kali nyanyi di TVRI waktu SMP. Kalau sekarang lebih sering ke job-job wayang," ungkap freelancer model ini.
Menurutnya, menjadi sinden sangat seru. Ia banyak belajar menyanyikan lagu-lagu Jawa dengan cengkok yang khas.
"Banyak juga anak seumuran saya yang nyinden. Selain itu juga bisa menjadi generasi penerus budaya tradisional. Intinya, seru dan asik," kata Naffa kepada TribunJatim.com.
• Jauh Sebelum Prank Sembako Sampah Viral, Ferdian Paleka Akrab dengan Video Kontroversi, Apa Saja?
• Nafsu Kakek Surabaya Cabuli ABG 12 Tahun di Rumah Selama 8 Bulan, Aksi Terkuak dari Uang 10 Ribu
• Kasus Positif Covid-19 di Kota Mojokerto Bertambah Jadi 3 Orang, 1 ASN dan ABK Berstatus OTG
Menggeluti profesi sebagai sinden, Naffa merasa banyak belajar, termasuk teknik-teknik dalam bernyanyi.
"Saya banyak belajar. Dalam pewayangan, misalnya, ada adegan itu perang dan sebagainya. Nah, di adegan itu ada sindenan bernama ayak 8,9. Saya juga belajar lagu-lagu campur sari, jineman, palaran, dan lain-lain," urainya kepada TribunJatim.com.
Melalui profesinya ini, ia pun ingin mengajak anak muda untuk ikut mencintai dan melestarikan budaya tradisional nusantara. (Christine Ayu/Tribunjatim.com)