Virus Corona di Jawa Timur
Lebih dari 300 Transaksi Online per Hari di Lumbung Pangan Jatim, Driver Ojol Dapat Manfaat Ekonomi
Berkat adanya program pesan antar belanja di Lumbung Pangan Jatim, para driver online mendapatkan manfaat ekonomi berlebih.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Para driver ojek online merasakan manfaat ekonomi dengan adanya program Lumbung Pangan Jatim yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Berkat adanya program pesan antar belanja di Lumbung Pangan Jatim, para driver online Gojek mendapatkan manfaat ekonomi berlebih.
Pasalnya, sejak diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Surabaya, para driver ojol dilarang untuk mengangkut penumpang dan hanya mengandalkan pesanan makanan ataupun jasa layanan antar barang, serta layanan belanja online.
Sebagaimana dirasakan oleh Heru Bekti.
Warga Dukuh Menanggal Kota Surabaya ini begitu terdampak sejak adanya virus Corona atau Covid-19 dan penerapan PSBB Surabaya.
Pendapatannya menurun drastis.
"Sebelum ada Covid-19, saya bisa antar penumpang sampai 12 trip selama sehari dengan penghasilan Rp 170 ribu. Tapi sejak ada virus Corona dan PSBB, sehari ya nggak dapat uang sama sekali. Alhamdulillah dengan Lumbung Pangan Jatim, saya sangat merasa manfaatnya karena bisa dapat orderan dan penghasilan," kata Heru, Jumat (8/5/2020).
Ia mengatakan, dalam sehari ia bisa mengantar empat hingga tujuh kali belanjaan customer Lumbung Pangan Jatim.
• Komisi E DPRD Jawa Timur Desak Pemkab Malang Lakukan Monitoring dan Evaluasi Bansos Covid-19
Sejak Lumbung Pangan Jatim dilaunching 21 April 2020 lalu, ia selalu standby di kawasan Jatim Expo menunggu orderan pengantaran belanjaan.
Menurutnya, dengan empat hingga tujuh kali mengantarkan belanjaan ke pembeli ia bisa mendapatkan penghasilan mulai Rp 50 ribu hingga Rp 120 ribu, tergantung jarak jauh dekat belanja yang diantar.
"Kalau trip alamat yang diantar panjang atau cukup jauh jaraknya saya bisa dapat Rp 22 ribu sampai Rp 30 ribu. Sangat saya syukuri di tengah keadaan yang tidak menentu seperti ini," kata Heru.
Hal serupa juga disampaikah oleh Lailatul Zulfa.
• Pengusulan Penerima Bansos Tunai Kemensos Ditutup, Jawa Timur Penuhi 95 Persen Kuota
• Warga Tulungagung yang Terjaring di Check Point Bundaran Waru Surabaya Dikarantina di Rusunawa IAIN
Driver ojek online perempuan ini mengaku terbantu dengan adanya program belanja online gratis ongkos kirim berjarak 20 kilometer yang disediakan oleh Lumbung Pangan Jatim.
Dalam sehari, ia bisa mendapatkan orderan mengantar belanja Lumbung Pangan Jatim sampai empat kali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/driver-ojek-online-mengantarkan-pesanan-di-lumbung-pangan-jatim-ilustrasi-ojek-online.jpg)