Virus Corona di Blitar

Dampak Covid-19, BLT untuk Warga Kota Blitar dari Kemensos Cair

Sukartini (50), mengaku lega setelah mengambil uang bantuan langsung tunai (BLT) di Kantor Pos Blitar, Jalan Mastrip, Kota Blitar, Minggu (10/5/2020).

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Yoni Iskandar
Surya/samsul hadi
Plt Wali Kota Blitar, Santoso mengecek proses pencairan uang BLT di Kantor Pos Blitar, Jl Mastrip, Kota Blitar, Minggu (10/5/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Sukartini (50), mengaku lega setelah mengambil uang bantuan langsung tunai (BLT) di Kantor Pos Blitar, Jalan Mastrip, Kota Blitar, Minggu (10/5/2020).

Uang bantuan langsung tunai (BLT) dari Kemensos sebesar Rp 600.000 itu bisa untuk menyambung hidup keluarganya di massa pendemi virus Corona atau Covid-19.

"Alhamdulillah dapat bantuan langsung tunai (BLT). Soalnya jualan sepi, suami sudah lama tidak kerja. Hanya mengandalkan bantuan untuk menyambung hidup," kata Sukartini kepada TribunJatim.com.

Sukartini merupakan satu dari ribuan warga Kota Blitar yang menerima uang bantuan langsung tunai (BLT) dampak Covid-19 dari Kementerian Sosial (Kemensos). Tiap keluarga penerima manfaat (KPM) menerima uang bantuan Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan.

Para penerima uang BLT ini merupakan warga terdampak langsung wabah virus Corona. Mereka, rata-rata kehilangan pekerjaan dan penghasilannya berkurang karena dampak wabah virus Corona.

Seperti yang dialami Sukartini, warga Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, ini. Sukartini terpaksa menutup warung gado-gado dan rujak miliknya di Jl Seruni, Kota Blitar, karena sepi pembeli. Sekarang, dia menganggur di rumah.

Nia Ramadhani Mengaku Tak Punya Cita-cita dari Kecil Merasa Hidup Diatur: Bukannya Aku Nyalahin Mama

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang, Tak Perlu Khawatir, Ini Yang Perlu Diperhatikan Pelaku Bisnis

Orang Tua ABK Kapal China Sebut Pelarungan Tanpa Persetujuan Keluarga & Minta Kasusnya Diusut Tuntas

"Kalaupun warung buka kondisinya juga sepi. Suami juga lama tidak kerja. Suami kerja jadi sopir panggilan. Karena kondisi seperti ini, sudah lama tidak ada orderan nyopir," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Plt Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan uang BLT dari Kemensos untuk Kota Blitar mulai dicairkan, Minggu (10/5/2020). Pencairan uang BLT dilakukan di Kantor Pos.

Jumlah penerima bantuan langsung tunai (BLT)  dampak Covid-19 di Kota Blitar sebanyak 8.661 KPM. Sesuai rencana, pencairan uang BLT dilakukan dua tahap. Untuk tahap pertama ini, pencairan dilakukan kepada 814 KPM. Selebihnya, sebanyak 7.847 KPM akan dicairkan di tahap kedua pada Rabu dan Kamis pekan depan.

"Untuk hari ini, targetnya ada 814 KPM yang mencairkan BLT. Selebihnya akan dicairkan Rabu dan Kamis pekan depan," kata Santoso saat mengecek pengambilan uang BLT di Kantor Pos Blitar.

Dikatakannya, pengambilan uang bantuan langsung tunai (BLT) tahap kedua akan dipecah lokasinya agar tidak terjadi penumpukan orang. Selain di Kantor Pos, menurutnya, pengambilan uang BLT juga bisa dilakukan di masing-masing kantor kelurahan.

"Kami minta masyarakat bersabar mengambil uang BLT. Harus sesuai jadwal dan mengikuti protokol kesehatan. Untuk difabel dan lansia, uang bantuannya dikirim petugas pos ke rumah," ujarnya.

Kepala Kantor Pos Blitar, Ayutani Paranita mengatakan proses pengambilan uang BLT tahap pertama berjalan lancar. Untuk menghindari penumpukan, proses pengambilan diatur per kelurahan.

"Begitu datang, langsung mengambil uang dan keluar, jangan sampai ada penumpukan orang. Mereka yang datang ke sini tinggal mengambil uang saja, karena kartunya sudah diverifikasi oleh petugas TKSK dan kelurahan," katanya. (sha/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved