Berangkat dari Cinta, Diah Gardenia Sebar Energi Positif Lewat Scraft Lukis Floral Warna-warni
Cerita perancang batik lukis tangan Diah Gardenia sebar energi positif lewat warna-warna cerah. Unik padukan seni lukis dengan proses digital.
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kecintaan Diah Gardenia, seorang perancang batik lukis tangan, terhadap warna-warna yang cerah ia tuangkan dalam lembaran scraft.
Memadukan keindahan lukisan dan digital, desainer kelahiran 5 Mei 1968 ini membuat beragam scraft warna-warni dengan motif floral dalam koleksi Gardenia Scraft (@scraft_gardenia).
"Sejak remaja, saya suka melukis. Beberapa tahun belakang, saya menjadi desainer batik tulis dengan seni lukis. Kemudian ada yang usul untuk membuat scraft juga dengan harga yang lebih terjangkau," kata Diah, Selasa (12/5/2020).
• Jerit Lantang Pilot Joyce Lin saat Pesawat Jatuh di Danau Sentani Papua, Saksi Aksi Mulia Terakhir
• Masa Lalu Syahrini Versi Ayah Angkat: Soal Uang Ratusan Juta hingga Cinta Menyedihkan Penuh Air Mata
Semua kreasinya handmade. Untuk scraft, motifnya dibuat sendiri dengan cara dilukis, lalu diproses secara digital.
"Saya suka memadukan warna. Untuk batik misalnya, saya bisa sampai puluhan warna dengan campuran ini dan itu. Arahnya memang ke warna-warna yang cerah," Diah menerangkan.
Secara psikologis, menurutnya, warna cerah bisa meningkatkan suasana hati seseorang. Hal ini yang juga ia tuangkan dalam kreasi scraft-nya.
• Rapid Test untuk Anggota DPRD Sidoarjo Kembali Digelar, Hasilnya Lagi-lagi 2 Orang Reaktif Covid-19
• Realistis, Bapenda Kabupaten Malang Targetkan PAD sebesar Rp 360 M di Tengah Pandemi Covid-19
"Warna cerah pengaruh banget ke psikologis orang. Saya berharap bisa memberikan energi positif bagi yang melihat atau mengenakan. Sesekali saya beri warna earth tone, tapi saat-saat tertentu saja," terangnya.
Lebih ceria, Diah memberi warna itu pada motif bunga yang bermekaran dengan corak-corak sulur khas Diah Gardenia.
"Insipirasinya datang dari orangtua, terutama papa, yang sangat menyukai bunga, sampai anak-anaknya diberi nama-nama bunga. Bisa dikatakan ini sebagai bentuk penghargaan kepada orangtua," ungkapnya.
• Tulisan Terakhir Joyce Lin Sebelum Pesawatnya Jatuh, 10 Tahun Berjuang Jadi Pilot dalam Misi, Solo
Selain itu, ia memang pecinta pemandangan alam. Melihat bunga yang berwarna-warni indah kerap membuatnya takjub.
"Bunganya saya lukis sendiri, baik yang nyata maupun imajinatif. Kalau bunga yang asli, ada magnolia, lotus, mawar, tulip, matahari, sakura, wijayakusuma, peony, dan lain-lain," sebutnya.
Setiap desain selalu mengandung filosofi. Diah menyelipkan harapannya dalam setiap kreasinya, baik dari motif maupun warna.
Seperti desain golden rose yakni gabungan bunga-bunga mawar berbagai warna yang dipadukan dengan daun berwarna tosca.
"Mawar kuning melambangkan persahabatan, kegembiraan, dan kepedulian. Mawar indah berwarna matahari ini juga dapat menyampaikan kehangatan, kegembiraan, serta kasih sayang," Diah menerangkan.
Sementara mawar peach, lanjutnya, melambangkan kesederhanaan, kemurnian, ketulusan, serta perasaan bersyukur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/diah-gardenia-saat-menyelesaikan-lukisan.jpg)