PSBB Malang Raya

Realistis, Bapenda Kabupaten Malang Targetkan PAD sebesar Rp 360 M di Tengah Pandemi Covid-19

Bapenda Kabupaten Malang hanya menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 360 miliar. Hal itu karena kondisi pandemi virus Corona.

TRIBUNJATIM.COM/ERWIN WICAKSONO
Ilustrasi kegiatan rapat pembahasan anggaran di Pemkab Malang, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kabupaten Malang hanya menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 360 miliar.

Angka tersebut dianggap realistis dengan kondisi pandemi virus Corona atau Covid-19 yang membuat ekonomi lesu.

Padahal, Bapenda Kabupaten Malang sempat optimistis PAD bisa mencapai Rp 715,9 miliar.

"Target kami antara Rp 356 miliar atau Rp 360 miliar hingga akhir tahun," ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kabupaten Malang, Purnadi, ketika dikonfirmasi, Senin (11/5/2020).

Purnadi menambahkan, kondisi pandemi virus Corona memaksa pihaknya realistis dalam memasang target.

Perum Jasa Tirta 1 Malang Tertibkan Keramba Jaring Apung di Waduk Selorejo, Kelompok Nelayan Kecewa

Hasil Tes Swab 3 Warga Sumberejo Kota Batu Negatif Covid-19, Tetap Harus Selesaikan Isolasi Mandiri

Bulan Januari, PAD sebesar Rp 49,1 miliar. Selang satu bulan, Bapenda mencatatkan PAD sebesar  Rp 53,06 miliar.

Penurunan mulai tampak pada bulan Maret, capaian turun menjadi Rp 42,9 miliar.

Bulan April semakin buruk. Bapenda hanya mencatatkan Rp 19,7 miliar.

"Sektor pajak yang relatif masih stabil yakni penerangan jalan. Karena tagihan PLN," tutur Purnadi.

Bupati Malang Sanusi Izinkan Warganya Tetap Gelar Kegiatan Keagamaan saat PSBB Diterapkan

Polisi Siap Halau Masuknya Travel Gelap, Antisipasi Pemudik Masuk Wilayah Kota Malang

Penurunan PAD tiap bulan berdampak pada pelaksanaan program kegiatan berbagai instansi di Pemkab Malang yang bersumber dari PAD.

"Dampaknya pada proyek-proyek yang kegiatannya dialokasikan dari PAD. Apalagi saat ini ada pemotongan anggaran untuk Covid-19 hingga 50 persen dari anggaran yang ada," ungkap Purnadi.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved