Apes Ketiduran di Tempat Kerja, Motor Karyawan Surabaya Digondol Bandit: Padahal Pagar Digembok
Motor karyawan di Jalan Darmo, Wonokromo, Surabaya raib digasak komplotan bandit. Diperkirakan pelaku ada dua orang.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Hefty Suud
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebuah motor Honda Vario bernopol L-5458-JW milik Dwiki M Yusuf (21) warga Gubeng, raib dibawa kabur komplotan maling, Rabu (13/5/2020) dini hari.
Motor tersebut sengaja diparkir di halaman parkir kantor tempatnya bekerja di kawasan Jalan Darmo, Wonokromo, Surabaya.
Diperkirakan, ada dua orang pelaku pencurian motor yang berkomplot dalam aksi tersebut.
• Inikah Foto Pernikahan Didi Kempot dan Yan Vellia? Tak Sengaja Terekspos di IG, Lihat Pakaian Mereka
• Foto 7 Jenazah Diktator Dunia yang Dibalsem Agar Awet, Termasuk Mayat Ayah & Kakek Kim Jong-Un
Ceritanya, Dwiki memarkirkan motornya di halaman parkir kantornya di kawasan jalan tersebut.
Motornya terparkir dalam keadaan setir kemudi motor tidak dikunci.
Kemudian sejumlah barang miliknya; helm, jaket dan seragam kerjanya, teronggok di atas setir kemudi.
• Hasil Survey LRSM Kuak 4 Faktor Kekhawatiran Warga Mojokerto saat Corona, Harga Naik & Kena Covid-19
• Kostrad Terjun Amankan PSBB Malang Raya di Kota Batu, Wali Kota Dewanti Rumpoko: Dijaga 24 Jam
"Saya pikir sebentar, motor tidak saya kunci," ujarnya saat dikonfirmasi awak media, Rabu (13/5/2020).
Setelah berhasil mengambil kembali benda yang sempat tertinggal di dalam kantor.
Dwiki berjalan menuju motornya untuk mengambil barang lainnya yang tersimpan di dalam jok motor.
• Sidoarjo Manfaatkan Hotel Sebagai Tempat Isolasi OTG Covid-19, Wabup Cak Nur: Sudah Siap
Usai merampungkan urusannya ambil mengambil barang yang tertinggal, tak dinyana-nya rasa kantuk mendera Dwiki.
Lalu ia memutuskan untuk tidur sejenak sekira setengah jam di dalam pos penjagaan area perkantorannya.
Nahas, saat terbangun sekira pukul 02.50 WIB, ia mendapati motornya tak lagi di berada di tempat semula.
Dirinya mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolsek Wonokromo, Surabaya.
"Tapi gembok pagar sudah saya kunci. Namun di rusak pelaku. Gembok di T (dirusak pakai alat kunci T)," pungkasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Ipda Arie Pranoto mengaku masih belum mengetahui adanya laporan tersebut.
"belum monitor," ujar Arie saat dikonfirmasi
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Heftys Suud
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-pencurian-motor.jpg)