Idulfitri 2020

Pemprov Jatim Tetap Melarang Mudik Idul Fitri 2020, Kadishub: Kalau Mudik Lokal 1 Daerah Boleh

Kadishub Jatim melarang masyarakat Jawa Timur mudik, yang diperbolehkan khusus untuk mudik lokal di daerah aglomerasi PSBB Surabaya Raya.

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Kadishub Jatim, Nyono di Gedung Negara Grahadi, Jumat (15/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur ( Kadishub Jatim ), Nyono menegaskan Pemprov Jatim melarang masyarakat Jawa Timur untuk mudik saat Lebaran Idul Fitri 2020.

Hal itu didampaikannya guna menanggapi adanya pembahasan kebijakan kelonggaran mudik di sejumlah wilayah seperti Jawa Barat dan DKI Jakarta.

"Masalah mudik tetap dilarang. Tidak ada kelonggaran untuk mudik, PM 25 tahun 2020 masih berlaku," kata Nyono, saat Konferensi Pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (25/5/2020).

Inikah Foto Pernikahan Didi Kempot dan Yan Vellia? Tak Sengaja Terekspos di IG, Lihat Pakaian Mereka

Makna Asli Gambar NF, Siswi SMP Pembunuh Bocah, yang Diikat adalah Diri Sendiri, Pacarnya Kelainan

Namun khusus untuk mudik lokal di daerah aglomerasi PSBB Surabaya Raya masih diperkenankan.

"Surabaya, Sidoarjo, Gresik, satu daerah tidak ada masalah. Kalau keluar dari KTP Surabaya tidak boleh," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Nyono juga menegaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan kepada Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub agar PSBB DKI Jakarta diperpanjang hingga setidaknya 31 Mei.

Download Drama Korea The King: Eternal Monarch Sub Indo Episode 9 On Going, Link Streaming di Sini

Bos Maspion Group Beri Bantuan Beras hingga Sabun untuk Bantu Tangani Dampak Covid-19 di Sidoarjo

Nyono khawatir, jika PSBB DKI Jakarta berakhir sebelum Hari Raya Idul Fitri 2020 maka gelombang mudik dari DKI Jakarta menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, termasuk Jawa Timur akan sulit dikendalikan

"Kami usul diperpanjang 31 Mei sehingga peluang mudik ke Jatim kecil," ucap Nyono.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan khusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak diperbolehkan untuk mudik.

"Saya sudah menandatangani SE untuk asn dan keluarganya tidak boleh mudik, akan ada pemantauan dari BKD Provinsi Jawa timur," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti

Editor: Heftys Suud

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved