Virus Corona di Gresik

Pandemi Covid-19, Kontes Lelang Bandeng di Gresik Dibatalkan

Pandemi virus Corona atau Covid-19 menyebabkan tradisi pasar lelang ikan bandeng di Kabupaten Gresik, Jawa Timur ditiadakan.

sugiyono/surya
Penjual bandeng menunjukkan bandeng yang beratnya mencapai 6Kg. Berat itu hampir sama dengan berat bayi yang baru lahir, Minggu (2/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pandemi virus Corona atau Covid-19 menyebabkan tradisi pasar lelang ikan bandeng di Kabupaten Gresik, Jawa Timur ditiadakan. Padahal, tradisi ini sudah turun-temurun.

Tradisi jual-beli ikan bandeng, yang dilakukan warga setempat di sekitaran pasar tradisional Gresik sejak dahulu. Bahkan tradisi ini tidak hanya diperuntukkan untuk transaksi jual-beli, namun juga dibuatkan kontes untuk ikan bandeng hasil budidaya petambak dengan ukuran paling besar (jumbo).

Tradisi pasar bandeng dipusatkan di pertigaan suling itu tidak dihelat pada tahun ini.

Sekretaris satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik, Tursilowanto Hariogi menyebut tradisi kontes pasar bandeng menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H kali ini ditiadakan. Hal ini untuk mencegah berkumpulnya massa yang antusias menyambut tradisi turun temurun ini.

"Kegiatan kontes lelang bandeng ditiadakan,” ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (18/5/2020).

Tanggal Nikah Aurel-Atta Halilintar Ditanyakan Nagita, Calon Mantu Anang Jawab Serius, Raffi: Cie

Nikita Mirzani Ngamuk Lihat Bocah Penjual Gorengan Dibully, Singgung Kasus Ferdian Paleka: Setimpal

Mall Surabaya Ramai Jelang Lebaran, Satpol PP-Linmas Diterjunkan, Awasi Biar Tak Ada Uyel-uyelan

Kepala Dinas koperasi, perindustrian dan perdagangan (Diskoperindag), Agus Budiono mengatakan kendati kontes lelang bandeng ditiadakan, aktivitas jual beli ikan bandeng di pasar berjalan seperti biasa.

”Kontes bandeng kawak seperti tahun-tahun sebelumnya ditiadakan karena pandemi virus Corona atau Covid-19,” terangnya.

Biasanya di lelang kontes bandeng, pedagang yang menjual ikan bandeng dengan ukuran besar-besar. Nah, pemkab kemudian menggelar kontes bandeng terbesar. Hadiahnya puluhan juta rupiah.

Sekadar informasi, edisi Ramadan tahun lalu, ikan peliharaan Syaifullah Mahdi (43), warga Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, keluar sebagai pemenang dalam kontes ikan bandeng yang diselenggarakan, Jumat (31/5/2019) malam.

Ikan bandeng seberat 7,8 kilogram milik Sandi, sapaan akrab Syaifullah Mahdi, menjadi yang paling besar mengalahkan peliharaan kontestan lain.

Sementara ikan bandeng milik Rizal Kamal seberat 7,6 kilogram harus puas menjadi runner up, serta milik Muhammad (5,3 kilogram) di tempat ketiga.

Namun usaha Sandi untuk memelihara ikan bandeng dengan berat tersebut mendapatkan ganjaran sepadan dengan keluar sebagai juara dan mendapatkan hadiah uang tunai Rp 15 juta.

Untuk runner-up mendapat hadiah Rp 10 juta, dan Irfan di posisi ketiga memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp 5 juta. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved