Kilas Balik
Terkuak Ancaman ke Amien Rais Jelang Soeharto Turun, Telepon Gelap & Disiram Air Keras: Menegangkan
Terbongkar cerita ketika Amien Rais mendapat ancaman jelang lengsernya Soeharto sebagai presiden di tahun 1998.
Penulis: Ani Susanti | Editor: Arie Noer Rachmawati
Mendengar hal tersebut Refly Harus sontak tertawa.
• Niko Faisal, Pengganti Dory Harsa di Lare Jawi, Istri Didi Kempot Yan Vellia Ekspos Sosoknya, New
Berkaca dari banyaknya ancaman yang ia terima menjelang masa reformasi tahun 1998, Amien Rais merasa heran mengapa dirinya begitu berani.
"Jadi memang waktu itu saya kadang-kadang juga mengapa saya dulu begitu berani, saya tidak tahu juga," ucap Amien Rais.
Namun berdasarkan kejadian itu, ia menyadari bahwa kekuasaan tertinggi memang berada di tangan rakyat.
"Yang kita hadapi kan sebuah mesin birokrasi, mesin militer, mesin politik yang sepertinya kokoh sekali, tidak terbayangkan bisa turun secara konstitusional," ujar Amien Rais.
"Rakyat itu memang akhirnya pemilik kedaulatan sejati," tandasnya.
Sebelum Lengser dari Jabatannya, Soeharto Sudah Siapkan Pengganti Dirinya: Orangnya Sudah Ada
Soeharto jatuh dari kursi kepresidenan pada bulan Mei tahun 1998.
Itu terjadi setelah Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia selama 32 tahun.
Kekuasaan Soeharto jatuh pasca munculnya krisis multidimensi yang saat itu melanda Indonesia.
Termasuk juga melambungnya harga sejumlah kebutuhan pokok.
• Sosok Jenderal Idola Ahok, Pernah Gebrak Meja di Rumah Soeharto, Pertemuan Sampai Dibubarkan
Akibatnya, gelombang reformasi pun muncul, dan mendesak Soeharto agar segera mundur dari jabatannya.
Karena desakan dari berbagai pihak, Soeharto kemudian memutuskan mundur dari posisinya sebagai presiden.
Meski demikian, sebelum didesak mundur dari jabatannya, Soeharto sebenarnya sudah pernah ditanya mengenai sosok yang akan menggantikannya.
Itu seperti yang terdapat dalam buku "Sisi Lain Istana Dari Zaman Bung Karno Sampai SBY", karya J Osdar, dikutip TribunJatim.com.
• Benny Moerdani Marah di Belanda & Gebrak Meja, Kekhawatiran Terbukti: Kami Hanya Punya 1 Soeharto