Virus Corona di Lamongan

Rapid Tes Massal, GTPPC Lamongan Tercatat 3 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 dari Litbangkes

Tren penderita positif Covid-19 di Kabupaten Lamongan Jawa Timur belum terbendung dan menunjukkan peningkatan dari hari ke hari.

surya/Hanif Manshuri
Tes darah bagi para penghuni disejumlah pasar di Lamongan, ini yang dilakukan di Pasar Ikan Lamongan, jalan Kusuma Bangsa, Selasa (12/5/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Tren penderita positif Covid-19 di Kabupaten Lamongan Jawa Timur belum terbendung dan menunjukkan peningkatan dari hari ke hari.

Terkonfirmasi dari Litbangkes Jakarta, hingga Selasa (26/5/2020) malam pada laman GTPPC Dinkes Lamongan tercatat 87 orang.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Lamongan, dr. Taufik Hidayat, penambahan kasus positif Covid-19 tersebut diantaranya berasal dari hasil swab sampel gerebek rapid tes beberapa waktu lalu.

Diantaranya, kata Taufik, adalah hasil dari gerebek rapid tes, baik itu di tingkat desa, maupun di tingkat kabupaten, termasuk gerebek di pasar-pasar ada yang terkonfirmasi positif.

"Hasil grebek itu, kemudian kita swab-kan, kemarin muncul 3 orang. Itu hasil gerebek," kata Taufik, kepada wartawan, Rabu (27/5/2020).

Tiga orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut dari hasil rapid tes di pasar dan juga dari klaster pekerja yang pulang pergi.

Dua Keluarga di Kabupaten Malang Tertular Covid-19

Kampung Wani Jogo Suroboyo Libatkan Warga Secara Aktif, Ketua RW Jadi Ketua Gugus Tugas

Perketat Jalur Pantura Tuban, Polisi Halau Kendaraan, Puluhan Diminta Putar Balik

Dipastikan, hasil yang dari pasar itu belum bisa dikatakan klaster, karena baru satu diketahui.

Ada ratusan yang dirapid tes di pasar itu, ternyata yang terkonfirmasi positif satu. Test massal yang digelar GTPPC Lamongan terdata ada sebanyak 9812 orang yang dirapid tes. Dari ratusan yang hasilnya reaktif dan dilanjutkan untuk dilakukan swab, masih ada yang belum keluar hasil swab-nya.

"Masih ada 183 sampel yang belum keluar hasil swab-nya," ungkap Taufik.

Selain dari rapid test massal, kata Taufik, penambahan jumlah konfirmasi positif Covid-19 juga berasal dari klaster nelayan dan karyawan perusahaan rokok terkemuka.

"Seorang kiriman dari Sidoarjo, klaster sampoerna, yang 2 itu klaster nelayan, kiriman dari Tuban," ungkapnya.

Saat ini jumlah konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Lamongan sebanyak 87 orang, 14 diantaranya meninggal dunia dan 21 berhasil sembuh.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 166 orang dengan rincihan, 59 orang dalam pengawasan, 89 orang selesai dan 18 orang meninggal dunia.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 464 orang, dengan rincian 85 orang dipantau, 377 orang selesai pemantauan dan 2 orang meningal dunia. (Hanif Manshuri/Tribunjatim.com)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved