Sepak Bola saat Wabah Virus Corona

Hasil Rapat PSSI dengan APSSI soal Kelanjutan Kompetisi, APPI Perjuangkan Gaji Pemain Sesuai Arahan

PSSI masih dengan pendiriannya, yakni menunggu keputusan pemerintah terkait status tanggap virus Corona yang berlangsung sampai 29 Mei mendatang.

SURYA/SUGIHARTO
Sayap Persebaya, Irfan Jaya (kanan) berduel dengan pemain Arema FC di Stadion Supriyadi, Blitar, Selasa (18/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebelum menggelar rapat secara online dengan 18 klub peserta Liga 1 2020, Rabu (27/5/2020), Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI ) telah menggelar rapat virtual dengan Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) dan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) Selasa (26/5/2020) kemarin.

Rapat yang berlangsung selama 90 menit itu diikuti perwakilan PSSI, yakni anggota Komite Eksekutif Yoyok Sukawi, Endri Erawan, Pelaksana Tugas Sekjen Yunus Nusi, Wakil Sekjen Maaike Ira Puspita, dan Direktur Teknik Indra Sjafri.

Sedangkan dari APPI diwakili oleh Firman Utina, Ponaryo Astaman, Kurniawan Dwi Yulianto, Andritany Ardhiyasa, Jannes Silitonga, dan Hardika Aji.

"Pembahasannya sama dengan APSSI yakni membahas kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 di saat kondisi pandemi Covid-19. Kami menerima saran dan masukan dari APPI bagaimana kalau kompetisi dilanjutkan atau berhenti," kata Pelaksana Tugas Sekjen PSSI, Yunus Nusi, Rabu (27/5/2020).

Terkait kelanjutan kompetisi, PSSI masih dengan pendiriannya, yakni menunggu keputusan pemerintah terkait status tanggap virus Corona yang berlangsung sampai 29 Mei mendatang.

Meski Hak Komersial Cair, Arema FC Masih Harus Putar Otak Cari Tambahan untuk Gaji Pemain & Official

Cerita Lebaran Bek Persebaya Arif Satria di saat Pandemi Covid-19, Banyakan di Rumah sampai Rendang

"APPI memahami kondisi saat ini. Yang jelas hak dan kewajiban menjadi komitmen bersama kami. Bila kompetisi dilanjutkan kami akan berpegang sesuai protokoler kesehatan," ujarnya.

Sementara itu, General Manager APPI, Ponaryo Astaman pada rapat itu menekankan soal kewajiban klub pada pemain, yakni soal gaji maksimal 25 persen dari nilai kontrak awal, agar dipenuhi.

Seperti diketahui sebelumnya, kabarnya masih ada klub yang membayar pemainnya di bawah gaji yang ditetapkan PSSI.

Soal Kelanjutan Kompetisi Liga 1 2020, Dua Penggawa Persela Lamongan Pilih Ikuti Keputusan PSSI

Lebaran di Masa Pandemi, Lontong Kupat Jadi Pelipur Kiper Persebaya saat Batal Mudik ke Jawa Tengah

"Para pemain berharap kompetisi dapat dilanjutkan. Tentu juga harus memperhatikan protokoler kesehatan tidak hanya pas pertandingan, tapi juga saat latihan. Selain itu kami juga menyampaikan terkait ada klub yang memberikan hak pemain tidak sesuai dengan surat keputusan PSSI," terang Ponaryo Astaman.

"Pemain memahami kondisi saat ini. Yang jelas pemain juga terbuka duduk bersama dengan klub agar menemui solusi bersama. Kami menyerahkan kepada PSSI yang saat ini menunggu info dari pemerintah terkait bagaimana nanti teknis dan format kompetisi bilamana akan dilanjutkan," jelasnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Dya Ayu
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved