PSBB Gresik

PSBB Gresik Tahap III, Protokol Kesehatan di Pasar Berlaku Satu Pintu, Lapak Pedagang Berjarak

Penegakan protokol kesehatan (PPK) di pasar mulai ditegakkan. Ini menindaklanjuti ketetapan aturan PSBB Gresik jilid III.

SURYA/WILLY ABRAHAM
Petugas saat melakukan pengecekan suhu tubuh pengunjung pasar Gresik yang akan masuk ke dalam pasar, Kamis (28/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Penegakan protokol kesehatan (PPK) di pasar mulai ditegakkan.

Hal ini untuk menindaklanjuti ketetapan PSBB Gresik tahap III.

Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menggunakan satu pintu di pasar.

Lahirnya Benih Cinta Istri Pertama Didi Kempot, Kisah Pendekatan Unik ke Saputri: Nyolong Gembok

Tidak hanya pasar, mall juga dilakukan hal yang sama.

Pintu masuk itu, akan ada petugas yang mengecek kesehatan pembeli.

Mulai dari mengecek suhu badan dan memastikan pembeli yang datang harus menggunakan masker.

Saputri Istri Pertama Didi Kempot Blak-blakan soal Rumah Tangganya dengan Sang Maestro: Tahu Goreng

Wajah Beda Saputri di Foto Lebaran Tanpa Didi Kempot, Anak Tulis Pesan: Tak Ada Kata yang Lebih Haru

"Tujuannya agar memudahkan memantau pengetatan protokol kesehatan," kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik, Agus Budiono, Kamis (28/5/2020).

Jarak antar pedagang juga diatur. Satu meter jarak antar pedagang satu dengan yang lain.

"Tidak pakai masker, pedagang atau pembeli silakan pulang. Tidak boleh masuk pasar," kata Agus.

Beda Mencolok Gaya Lebaran Saputri & Anak Tanpa Didi Kempot, Lihat Warna Pakaian, Anak: Jagain Mama

Menurut Agus, dalam PSBB Gresik tahap III ini pengunjung maupun pedagang pasar mulai mematuhi aturan dengan menggunakan masker dan saling menjaga jarak.

Pihaknya tidak melakukan pengaturan sistem ganjil genap pedagang di pasar. Sebab, hampir 80 persen toko dipasar Kota Gresik tutup.

"Pasar sepi, kami tidak perlu lagi menerapkan pola sistem ganjil genap sesuai dengan aturan provinsi karena kondisinya sudah sepi. Bisa kita lihat hanya sedikit pedagang yang bertahan," pungkasnya.

Penulis: Willy Abraham

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Willy Abraham
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved