Virus Corona di Gresik

UPDATE CORONA di Gresik Senin 1 Juni, Total 173 Kasus Positif Covid-19, 3 Daerah Berikut Terbanyak

Jumlah penyebaran Corona atau Covid-19 di Kabupaten Gresik didominasi daerah berbatasan Ibu Kota Provinsi Jawa Timur, yaitu Surabaya.

SURYA/SUGIYONO
KESEHATAN - Petugas check point perbatasan Lamongan-Gresik memeriksa kesehatan para penumpang bus jurusan Jakarta Surabaya yang nekat masuk ke Gresik, Minggu (17/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Jumlah penyebaran Corona atau Covid-19 di Kabupaten Gresik didominasi daerah berbatasan Ibu Kota Provinsi Jawa Timur, yaitu Surabaya.

Di antaranya Kecamatan Kebomas, Menganti dan Driyorejo, Senin (1/6/2020).

Data di Humas Pemkab Gresik, pada Minggu (31/5/2020), bahwa jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 173 orang.

Aksi Nekat Kuli Bangunan di Nganjuk Demi Cari Uang Tambahan, Sabu Dijual, Gini Ending Nasibnya Kini

Pasien yang meninggal dunia ada 19 orang, sembuh 14 orang dan dirawat 140 orang.

Dari 173 orang tersebut, mereka tersebar di beberapa Kecamatan.

Kecamatan perbatasan Kota Surabaya yaitu Kecamatan Kebomas ada 25 orang, Menganti ada 48 orang dan Driyorejo ada 32 orang.

Terlanjur Girang Rumahnya Ditawar Rp 40 M oleh Baim Wong, Muzdalifah Telan Kekecewaan: Candaan Aja

Jelang Risma Lengser dari Jabatan Wali Kota Surabaya, Begini Pengakuan Risma Soal Langkah ke Depan

Penyebaran lain ke beberapa kecamatan pendukung, yaitu Kecamatan Manyar ada 15 orang, Benjeng dan Gresik masing-masing 11 orang. Kecamatan Cerme 5 orang, Wringinanom 2 orang,  Balongpanggang 3 orang, Duduksampean 5 orang, Sidayu 4 orang, Kedamean 4 orang, Bungah 6 orang dan Ujungpangkah 2 orang.

Dan tiga kecamatan yang nihil yaitu Kecamatan Sangkapura, Tambak, Dukun dan Panceng.

“Ada penambahan sepuluh orang kemarin dari kluster Surabaya dan Pabean,” kata Kabag Humas Pemkab Gresik Reza Pahlevi.

UPDATE CORONA di Batu Senin 1 Juni, Sehari Positif Covid-19 Tambah 14, Terbanyak Desa Giripurno

Untuk mencegah penyebaran covid-19, Pemkab Gresik telah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan mendirikan chek point di pintu masuk wilayah Gresik.

Yaitu di perbatasan Benowo dan Kepatihan Menganti Gresik, Lakarsantri dan Laban Menganti, Karangpilang-Bambe Driyorejo

Lainnya berada di Depan Kecamatan Balongpanggang, Exit Tol Romokalisari menuju Kebomas, Lamongan – Duduksampean, Paciran Lamongan ke Panceng dan Karangbinangun Lamongan ke Dukun Gresik.

“Sedikitnya ada delapan titik chek point yang dijaga ketat petugas Kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik Tarso.

Penulis: Sugiyono

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Sugiyono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved