Peringati Kelahiran Pancasila, Unitomo Surabaya Gelar Webinar Internasional

Universitas Dr. Soetomo Surabaya (Unitomo) kembali menggelar web seminar (webinar) Internasional mengenai peluang kerjasama riset internasional

Penulis: Zainal Arif | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Suasana Webinar International Challenge and Opportunity on Research and International Collaboration in Southeast Asian Higher Education via zoom meeting dan live streaming YouTube, Senin (1/6/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Universitas Dr. Soetomo Surabaya (Unitomo) kembali menggelar web seminar (webinar) Internasional mengenai peluang kerjasama riset internasional bertajuk Challenge and Opportunity on Research and International Collaboration in Southeast Asian Higher Education via zoom meeting dan live streaming YouTube, Senin (1/6/2020).

Dengan beberapa narasumber seperti, Dr. Lili Nurlaili, M.Ed (Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Manila Philipina), Prof. Arminda V. Santiago, Ph.D. (Dekan Fakultas Komunikasi Massa University of Philipina), serta Prof. Dr. Nor Hazana Abdullah (Associate Professor dari Fakultas Manajemen Teknologi dan Bisnis Universiti Tun Hussein Onn Malaysia).

Dalam kesempatan ini, Dr. Lili Nurlaili, M.Ed menyampaikan peluang kerjasama penelitian yang dapat dilakukan oleh perguruan tinggi Indonesia dengan perguruan tinggi di Philipina.

"Dalam pengembangan bahasa dan budaya di KBRI Manila telah mengadakan pelatihan bahasa Indonesia dan syukur alhamdulillah sekarang sudah ada 750 siswa, guru, dosen dan masyarakat yang tertarik dan berperan aktif belajar bahasa Indonesia. Bahkan sekarang telah menjadi mata kuliah wajib di beberapa SMA dan perguruan tinggi," tuturnya kepada TribunJatim.com.

Menurut Dr. Lili Nurlaili, M.Ed, dari sisi Budaya sebelumnya telah mengadakan beberapa acara promosi dengan memperkenalkan beberapa tarian Indonesia serta pelatihan membuat Batik.

Liga Italia Pertimbangkan Izinkan Penggemar ke Stadion, Juventus Vs Lazio Bisa Ditonton Langsung?

Jangan Lupa Klaim Token Listrik Gratis PLN Juni 2020, WA ke 08122123123 atau Login www.pln.co.id

VIRAL Tugas dari Guru SMP di Malang Tak Masuk Akal, Disuruh Chat Donald Trump hingga Mark Zuckerberg

"Hasilnya sekarang kami telah mempunyai 7.000 siswa pelatihan yang bisa membatik, tentu tujuan kami adalah bagaimana orang Philipina menyukai dan menghargai batik sebagai warisan budaya Indonesia," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Sementara itu, Prof. Arminda V. Santiago, Ph.D. dan Prof. Dr. Nor Hazana Abdullah memaparkan aspek administratif kerjasama riset dengan mitra perguruan tinggi serta sharing tentang pengalaman mereka dalam hal mengelola kerjasama riset dan jurnal penelitian.

Menurut mereka langkah pertama dalam melakukan kerjasama penelitian adalah mengadakan penjajakan terlebih dahulu tentang kesamaan visi dan misi perguruan tinggi, selanjutnya membuat MoU dan MoA untuk mengatur lebih detil aspek-aspek teknis terkait kerjasama tersebut.

Wakil rektor IV bidang kerjasama dan pemasaran Dr. Meithiana Indrasari, ST., MM berharap melalui ajang maya ini bisa menjadi menjadi peluang bagi para akdemisi khususnya para peneliti untuk mengetahui peluang kerjasama penelitian dengan beberapa perguruan tinggi di Philipina dan Malaysia.

"Dengan memanfaatkan momentum webinar dan semangat Kelahiran Pancasila ini mari kita pompa daya imajinasi dan energi inovasi bangsa menyongsong era kenormalan baru terutama bagi para peneliti dan akademisi untuk terus mencari peluang kerjasama dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri," pungkasnya. (zainal/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved