PSBB Surabaya

Pelanggar Ambil Bukti Tilang di Kejari Turun Drastis Selama PSBB Surabaya, Cuma 200 Orang Tiap Jumat

Selama PSBB Surabaya diterapkan, jumlah pelanggar lalin menurun drastis.

TRIBUNJATIM.COM/MAYANG ESSA
Pantauan saat PSBB Surabaya di Jalan Jalan Ahmad Yani, lalu lintas tampak Lenggang, Sabtu (2/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Selama PSBB Surabaya diterapkan, jumlah pelanggar lalu lintas menurun drastis.

Prosentasenya pun hanya mencapai 10 persen. 

Kasi Pidum Kejari Surabaya Farriman Isandi Siregar menjelaskan, selama PSBB Surabaya jumlah pelanggar yang mengambil bukti tilang menurun dari jumlah angka biasanya. 

Maia Pasang Badan saat Kekurangan Fisik Dul Jaelani Disinggung, Bela Ahmad Dhani? Lihat Tulisannya

Sejak April lalu, jumlah pelanggar yang mengambil bukti tilang per harinya hanya ada sekitar 200 orang setiap hari jumat. 

“Iya berkurang, karena memang jumlah putusan turun drastis. Biasanya setiap jumat ada sekitar 4000-6000 pelanggar yang mengambil bukti tilang,” kata Fariman, Rabu (3/6/2020). 

Dari 200 itu semuanya adalah pelanggaran lalu lintas yang dihasilkan dari tilang konvensional.

Hengkang dari Tim Didi Kempot, Dory Harsa Ekspos Ulah Orang Jahat Padanya, Soal Karya, Maturnuwun

VIRAL Video Detik-detik Bayi Dikubur Hidup-hidup Digali dari Tanah, Terdengar Suara Rintihan

Sedangkan tilang Elektronik Traffic Law Eforcement (E-TLE) selama PSBB Surabaya tidak ada pelanggar sejak April lalu. 

Farriman menjelaskan, tidak adanya tilang E-TLE itu disebabkan tutupnya Mal Pelayanan Publik Siola akibat Covid-19.

“Tilang konvensional saja, E-TLE tidak ada. Karena verifikasi di Siola ditutup,” ujarnya.

PPDB Jatim Khusus Anak Tenaga Medis, Dindik Minta Bijak Pilih SMA/SMK, Tak Kumpul di 1 Titik

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved