Pilkada Jawa Timur

Siapkan Opsi Penambahan TPS, KPU se-Jawa Timur Usul Tambah Anggaran dari APBN

KPU Jawa Timur kini tengah menghitung anggaran untuk pengadaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) tambahan.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
ILUSTRASI - Suasana Pemilihan Suara Ulang Di TPS 9 Desa Kloposepuluh Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Sabtu (27/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Bobby Constantine

TRIBUNJATIM.COM - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Jawa Timur kini tengah menghitung anggaran untuk pengadaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) tambahan.

TPS tambahan tersebut sebagai satu upaya pencegahan virus Corona atau Covid-19, yakni physical distancing.

Komisioner KPU Jawa Timur, Nurul Amalia, menjelaskan, hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara penyelenggara Pemilu, DPR RI, bersama Menteri Dalam Negeri.

"Tiap TPS, maksimal harus 500 pemilih," kata Nurul Amalia kepada TribunJatim.com ketika dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (7/6/2020).

Sedangkan di Jawa Timur, mayoritas KPU daerah menyiapkan TPS di atas jumlah tersebut. Mengingat anggaran ini dirancang tahun lalu saat pandemi Covid-19 belum terjadi.

Bahkan, Surabaya mayoritas (66 persen) TPS disiapkan untuk lebih dari 500 pemilih.

"Sekitar 2.700 TPS dari total 4.121 TPS di Surabaya, jumlah calon pemilihnya di atas 500 orang," kata Nurul Amalia yang juga mantan Komisioner KPU Surabaya ini.

Kelanjutan Pilkada Surabaya 2020, Pemkot Bakal Jalin Koordinasi Intensif dengan Seluruh Stakeholder

Pun begitu juga dengan Jember (66 persen), Lamongan (52 persen), Mojokerto (51 persen), hingga Pacitan (41 persen) yang juga memiliki TPS "over kapasitas".

"Sehingga, memang harus diatur ulang," katanya.

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved