Ponpes Darul Ulum Omben Jadi Pioner Pesantren Tangguh Sampang, Dorong Santri Putus Rantai Covid-19

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa hadiri launching Pesantren Tangguh Semeru di Ponpes Darul Ulum. Ponpes tangguh pertama di Sampang.

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Ponpes Darul Ulum, Gersempal, Omben Jadi Pesantren Tangguh Semeru Pertama di Kabupaten Sampang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghadiri launching Pesantren Tangguh Semeru di Ponpes Darul Ulum, Gersempal, Kecamatan Omben, Sampang, Rabu (10/6/2020).

Khofifah disambut Bupati Sampang, Slamet Junaidi, dan Pengasuh Ponpes Darul Ulum KH Saifuddin Abdul Wahid, serta Forkopimda Kabupaten Sampang.

Ponpes Darul Ulum ini adalah Ponpes Tangguh pertama di Kabupaten Sampang.

Indonesia Mulai Terancam? Muncul Alat Canggih China Pantau Asia Tenggara Diam-diam, Lihat Bentuknya

Kehabisan Bensin, Jambret yang Tewaskan Driver Ojol Wanita di Surabaya Tertangkap: Masih 19 Tahun

Dalam sambutannya, KH Saifuddin Abdul Wahid, menyatakan kesiapan pondok pesantrennya untuk menjadi Ponpes Tangguh dengan menjalankan protokol kesehatan sesuai yang digariskan oleh Kementerian Kesehatan.

Menurut KH Saifuddin seorang muslim memang dianjurkan untuk menghindari penyakit menular seperti menghindari diri dari macan.

"Sebagai bentuk rasa peduli khususnya memutus mata rantai penyeberan Covid-19, semua santri akan kita dorong untuk lebih peduli lingkungan yang bersih dan melakukan pola hidup yang sehat," kata KH Saifuddin.

VIRAL Fakta Baru Terbongkar, Maia & Mulan Ternyata Bersaudara, Muncul Rahasia Silsilah Keluarga

Wali Kota Risma Bahas New Normal Rumah Ibadah, Komunikasi dengan Pemuka Agama, Gini Gambarannya

"Terlebih lagi anjuran Rasulullah Saw kebersihan adalah sebagian dari iman," lanjutnya.

KH Saifuddin menceritakan, awal mula niat Ponpes Darul Ulum mempunyai keinginan untuk menjadi Ponpes Tangguh adalah adanya keputusan Gubernur Jatim yang menyerahkan pembukaan Ponpes ke masing-masing pengasuhnya.

"Selain itu dari asosiasi Ponpes juga membuat edaran yang berisikan dua pilihan. Yang pertama kalau bisa waktu kembalinya para santri bisa diundur. Yang kedua, para santri bisa masuk tapi dengan protokol kesehatan yang ketat," kata KH Saifuddin.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved