Virus Corona di Gresik

Bupati Sambari Keluarkan Perbup Masa Transisi New Normal di Gresik, Atur Wisata-Pasar, Pesan 1 Hal

Bupati Gresik mengeluarkan perbup pedoman masa transisi new normal mulai pasar hingga pariwisata.

Tribunnews
Ilustrasi New Normal. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto mensosialisasikan peraturan bupati (Perbup) nomor 22 tahun 2020 tentang pedoman masa transisi menuju tatanan normal baru atau new normal.

Hal ini disampaikan Bupati saat melaksanakan Rakor Forkopimda bersama para Kepala OPD, Camat serta diikuti oleh Kepala Kemenag Gresik, Ketua Majelis Ulama Kabupaten Gresik, Ketua PCNU Gresik Ketua PD Muhammadiyah Gresik, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Gresik serta beberapa perwakilan Perusahaan se Kabupaten Gresik di Ruang Mandala Bakti Praja pada Jumat (12/6/2020).

Sambari menyatakan, telah mengeluarkan Peraturan Bupati Gresik tentang pedoman masa transisi menuju tatanan normal baru pada kondisi pandemi Corona atau Covid-19 di Gresik.

FAKTA Guru Cabul di Bojonegoro Perdaya 25 Gadis, Foto Bugil Dijual ke Majalah Dewasa & Raup 100 Ribu

“Kemarin surat itu sudah saya tandatangani. Kami mohon semua pihak membuat tata kerja dan Standard operasional prosedur (SOP) sesuai bidangnya masing-masing. Untuk OPD kami harap pada Senin lusa sudah bisa kami terima dan segera dilaksanakan," kata Sambari.

Pada Perbup yang mengatur transisi new normal life, Bupati mengatur beberapa hal terkait Pariwisata, Pasar, Pelayanan public Perkantoran, Mall, Hotel, Pelabuhan di Kendaraan Umum (kapal) Warung (Resto).

“Untuk tempat ibadah kami persilakan untuk melaksanakan salat lima waktu dan salat Jumat berjemaah. Tapi kami mohon agar tetap menggunakan penegakan protokol Kesehatan. Kami juga berharap para Kyai dan Alim Ulama untuk selalu mendoakan agar Covid-19 ini segera berlalu,” pinta Sambari.

Terjawab di Mana Menkes Terawan Jelang New Normal, Najwa Shihab Beri Pesan, Tiap Diundang Ditolak

Sambari juga meminta kepada pihak Dinas Kesehatan untuk tetap melaksanakan penyisiran ke beberapa rumah sakit rujukan dengan melakukan berbagai macam pemeriksaan kepada PDP atau menyisir pasien Gresik yang dirawat diberbagai rumah sakit di luar Gresik.

“Jangan malu meski jumlah yang terkonfirmasi sangat besar. Demikian juga kami tidak malu meski jumlah kasus postif Covid-19 di Gresik ini besar dan menempati urutan ketiga, tapi bisa dirawat. Daripada tidak terpantau dan menulari banyak orang," tandas Bupati.

Makin Serius & Keluarga Sudah Setuju, Atta-Aurel Mantap Menikah: Kalau Nggak Ada Halangan Tahun Ini

Sesuai komitmen Bersama dengan para Kepala Daerah se Surabaya yang disaksikan Gubernur, Bupati Sambari menegaskan bahwa masing-masing Kepala Daerah untuk saling menjaga.

“Untuk itu kami meminta agar berdasarkan perbup, semuanya untuk tetap menjaga misalnya dengan melakukan pengawasan di lingkungannya masing-masing. Standar penegakan penegakan protocol Kesehatan harus dilaksanakan sampai di tingkat RT/RW,” tambahnya.

Kisah Pilu Janda Hamil Batal Nikah, Calon Suami Tak Muncul di Hari H, Malu Berujung Libatkan Polisi

Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim menambahkan agar SOP protokol Kesehatan yang akan dibuat dibidang masing-masing harus menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh semuanya.

“Semua masyarakat harus mendukung transisi new normal life. Jangan berbuat semaunya. Seperti yang pernah terjadi di beberapa tempat ada yang ramai-rami menjemput jenazah covid yang akhirnya semuanya tertular. Di Gresik jangan sampai terjadi,” tandas Qosim.

Penulis: Willy Abraham

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Willy Abraham
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved