Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Ritual Yadnya Kasada Tahun Ini Tetap Digelar, Tanpa Wisatawan, Tertib Protokol Pencegahan Covid-19

Ritual tahunan Yadnya Kasada warga suku Tengger di Gunung Bromo tetap digelar di tengah wabah Covid-19. Wisatawan tak boleh ikut menyaksikan.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Beberapa warga Suku Tengger mencoba menangkap sesaji yang dilemparkan ke dalam Kawah Bromo, saat Yadnya Kasada digelar, (Senin 10/7/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Perayaan Yadnya Kasada oleh warga Suku Tengger di Gunung Bromo, Jawa Timur tetap dilaksanakan di tengah wabah virus Corona ( Covid-19 ).

Ritual tahunan itu, kali ini bakal digelar dengan menerapkan protokol kesehatan.

Perayaan tersebut dijadwalkan digelar pada 6 dan 7 Juli 2020.

Ziarah ke Makam Didi Kempot di Ngawi, Yan Vellia Tak Singgah ke Rumah Saputri: Nanti Setelah 40 Hari

Masih Ingat Purie Andriani Eks Dewi Dewi? Nikahi Dokter Kandungan, Kini Penampilan Berubah Drastis

“Kasada tetap dilaksanakan mengingat itu ritual masyarakat Tengger yang dilakukan setiap tahun,” ucap Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo, Tengger dan Semeru (TNBTS), Syarif Hidayat, Sabtu (13/6/2020).

Meski Yadnya Kasada dapat digelar, perayaan tersebut tidak dapat disaksikan oleh wisatawan. Sebab kawasan Gunung Bromo masih ditutup untuk mencegah penularan Covid-19.

“Untuk tahun ini dibatasi hanya untuk masyarakat Tengger saja,” katanya.

Sembako Murah Lumbung Pangan Jatim Diperluas Ke Mojokerto, Pasuruan & Bangkalan: Gratis Ongkir

Pemkot Surabaya Bagikan Paket Kesehatan hingga ke Sopir Angkot, Sosialisasi Transisi New Normal

Syarif menyebut Yadnya Kasada yang biasanya menjadi agenda wisata tahunan di Gunung Bromo juga dihapus untuk tahun ini.

Kesepakatan itu diambil berdasarkan rapat bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Probolinggo, Kepala Desa se Sukapura dan disaksikan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo.

Terkait pembukaan kembali kawasan Bromo untuk kegiatan wisata di era kenormalan baru, Syarif mengatakan sedang menunggu keputusan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Banyuwangi Perkenalkan New Normal Pariwisata ke Diaspora Indonesia di Seluruh Dunia

Halaman
12
Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved