Breaking News:

Ingin Menggelar Hajatan Pernikahan Saat Era New Normal di Surabaya? Lihat Dulu Ketentuan Berikut Ini

Pemkot Surabaya dengan berbagai pihak telah merumuskan protokol hajatan pernikahan di masa pandemi Covid-19.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Taufiqur Rohman
Tribun Jateng/Khoirul Muzakki
FOTO ILUSTRASI Pernikahan di Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya dengan berbagai pihak telah merumuskan protokol hajatan pernikahan di masa pandemi Covid-19.

Ada berbagai ketentuan yang dirumuskan secara rinci bagi orang yang ingin melangsungkan hajatan.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, rumusan itu berpedoman pada SE Menag tahun 2020 dan Perwali nomor 28 tahun 2020.

"Tuan rumah hajatan harus mematuhi protokol kesehatan," kata Irvan, Sabtu (13/6/2020).

Berpotensi Picu Kerumunan, Petugas Gabungan Bubarkan Masa di Alun-alun Kota Mojokerto

Ada belasan ketentuan yang diatur secara rinci.

Diantaranya jika akan menggelar hajatan di kampung, maka harus melapor terlebih dahulu kepada Satgas di masing-masing RW.

Pasalnya, Pemkot sudah membentuk Kampung Wani Jogo Suroboyo dengan adanya Satgas di dalamnya.

"Artinya harus mendapatkan rekomendasi dari Satgas, kalau itu di kampung. Kalau tidak mendapat rekom harus menerima itu dengan legowo dan menunda dulu," ucap Irvan.

Menurut Irvan ini penting. Sebab, hal itu berkaitan dengan kawasan-kawasan yang memang dikhawatirkan adanya penularan.

PT Pos Datangi Penyandang Disabilitas dan Lansia Penerima BST Tahap 3 di Wilayah Kepulauan Sumenep

Warga Bersuhu Diatas 37,5 Derajat Tetap Bisa Ikut Pilkada Surabaya, KPU Siapkan Bilik Khusus

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved