Pilkada Jawa Timur

18.300 Kotak Surat Suara Pemilu Kabupaten Nganjuk Terancam Hancur, Ditumpuk di Halaman Kantor KPU

Sekitar 18.300 unit kotak surat suara Pemilu yang menumpuk di halaman Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk terancam hancur.

SURYA/ACHMAD AMRU MUIZ
Logistik Kotak Surat Suara Pemilu yang terbuat dari kertas yang ditumpuk di halaman terbuka kantor KPU Nganjuk terancam rusak dan hancur terkena air hujan. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Sekitar 18.300 unit kotak surat suara Pemilu yang menumpuk di halaman Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk kondisinya semakin memprihatinkan.

Ini setelah kotak suara yang berbahan kertas tersebut mulai mengalami kerusakan akibat terkena air hujan.

Ketua KPU Kabupaten Nganjuk, Pujiono mengatakan, sejak pertengahan 2019 lalu pihaknya sudah melaporkan keberadaan kotak suara Pemilu ke KPU Pusat dan KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang).

PPDB SMPN Surabaya 2020 Jalur Afirmasi Pakai Skema Baru, Orang Tua Kebingungan Pantau Pengumuman

Dimana lembaga tersebut yang berhak dan berwenang menangani kotak suara Pemilu di Kabupaten Nganjuk yang ditumpuk di halaman terbuka karena tidak adanya gudang penyimpanan.

"Kalau melihat kondisi kotak suara Pemilu itu kami ya prihatin, tapi mau bagaimana lagi karena tidak segera ada proses lanjutan dari KPKNL. Sementara kami tidak memiliki gudang dan biaya untuk melakukan perawatan dan penyimpanan yang representatif," kata Pujiono, Senin (15/6/2020).

Dijelaskan Pujiono, setelah selesainya tahapan Pemilu sejak 20 Oktober 2019 lalu maka logistik pemilu berupa Kota Surat Suara tersebut menjadi kewenangan dari KPKNL.

KPU Kabupaten Nganjuk tidak memiliki kewenangan apapun terhadap logistik kotak surat suara tersebut.

Sebelumnya, menurut Pujiono, kotak surat suara Pemilu di Kabupaten Nganjuk tersebut sempat disimpan di salah satu gudang yang disewa oleh KPU Nganjuk.

Namun biaya sewa gudang yang mencapai Rp 500 ribu per hari tidak lagi dapat disediakan oleh KPU Nganjuk sehingga terpaksa menempatkan kotak surat suara Pemilu terbuat dari kertas tersebut di halaman terbuka.

Akhirnya Anang Hermansyah Curhat Isi Hati, Soal Perasaan Pada 2 Wanita di Hidupnya, Ashanty Bereaksi

"Kami sebenarnya tidak tega juga menempatkan logistik pemilu di halaman seperti itu. Tapi mau bagaimana lagi hanya itu yang bisa dilakukan sambil menunggu tindak lanjut dari KPKNL," ucap Pujiono.

Halaman
12
Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved