Kilas Balik
Kisah Kopaska TNI AL Menyusup Tanpa Senjata ke Kapal Musuh, Malaysia Terusir Berkat 'Siluman Laut'
Saat Kopaska TNI AL menyusup tanpa senjata ke kapal Malaysia, militer negara Jiran terusir karena 'siluman laut'
TRIBUNJATIM.COM - Kehebatan Kopaska TNI AL ternyata menyimpan banyak cerita menarik dalam setiap misinya demi mengusir musuh.
Satu di antara musuh dalam kemiliteran yang cukup sering dibicarakan adalah tetangga Indonesia yakni Malaysia.
Indonesia pernah benar-benar membuat Malaysia terusir berkat pekerjaan seorang 'siluman laut' yang dimiliki oleh Tentara Negara Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL).
Kisah Kopaska TNI AL Menyusup Tanpa Senjata ke Kapal Musuh itu tidak akan pernah terlupa dalam sejarah Indonesia.
• VIRAL Komentar Akun YouTube Dr Seto Mulyadi Berisi Kekecewaan pada Krisdayanti, Kak Seto: Bukan Saya
• Kematian Pilu Orang Suci Ngaku Bisa Sembuhkan Corona Lewat Cium Tangan, Diri Sendiri Malah Terserang
Cerita ini dikutip TribunJatim.com dari Buku Kopaska Spesialis Pertempuran Laut Khusus, Kopaska TNI AL 2012 via Intisari.
Ada taktik menarik sekaligus momen menegangkan yang dialami oleh seorang Kopaska TNI Angkatan Laut dalam membasmi musuh.

Komando Pasukan Katak atau yang dikenal dengan Kopaska adalah pasukan khusus TNI Angkatan Laut (AL).
Di mana tugas utaman adalah menyerbu kapal dan pangkalan musuh, menghancurkan instalasi bawah air, penyiapan perebutan pantai dan operasi pendaratan kekuatan amfibi.
Setiap kali Indonesia memiliki masalah perbatasan di lautan dengan negara tetangga, maka sebagai Kopaska TNI AL akan menjadi ujung tombaknya.
Pada 2005 lalu, ada momen krisis perbatasan yang dialami oleh Indonesia dan Malaysia dalam proses pertahanan kedaulatan negara.

Krisis perbatasan RI-Malaysia di Ambalat pada pertengahan 2005 lalu, menyisakan cerita cukup menarik.
Dalam sebuah momen, seorang personel Kopaska TNI AL melaksanakan tindakan heroik demi menjaga keutuhan NKRI.
Saat itu, dalam upaya pembangunan mercusuar Karang Unarang sebagai salah satu titik terluar perbatasan, TNI AL menempatkan satu tim Kopaska asal Satkopaska Armada Timur (Armatim) ke lokasi tersebut.
Tujuan penggelaran pasukan Kopaska adalah untuk mengamankan proses pembangunan sekaligus juga melindungi para pekerja RI yang ada di situ.
• VIRAL TERPOPULER: Bukti Amerika Soal Kebohongan China Tentang Corona hingga Kisah 1 Keluarga Tewas
Sebelumnya, pihak Malaysia memang pernah berusaha menghambat pembangunan mercusuar tersebut.