Pernah Hina Pesawat Buatan Indonesia, Malaysia Pusing Cari Armada Tambahan karena Duit Minim
Inilah kesombongan Malaysia yang hina pesawat buatan Indonesia. Sekarang giliran mereka yang pusing
Inilah kesombongan Malaysia yang hina pesawat buatan Indonesia. Sekarang giliran mereka yang pusing
TRIBUNJATIM.COM - Gara-gara kelakuan China yang sedang diam-diam ambli alih beberapa perairan, negara di sekitar perairan akhirnya ikut pusing dibuatnya.
Tentu saja akhirnya negara-negara tersebut termasuk Indonesia berusaha untuk menambah armada militer demi menjaga ujung wilayah.
Salah satu yang sedang dibuat pusing adalah Malaysia.
Mohammad Sabu alias Mat Sabu yang didapuk menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) Malaysia sedang berusaha mati-matian memodernisasi persenjataan angkatan perang negerinya.
Tapi apa lacur, anggaran pertahanan Malaysia lagi minim gegara ulah mantan PM Najib Razak yang amat terkenal di dunia akibat mega korupsinya.
• Kisah Kopaska TNI AL Menyusup Tanpa Senjata ke Kapal Musuh, Malaysia Terusir Berkat Siluman Laut
Untuk menyiasati anggaran minim tersebut, Mat Sabu kudu pintar-pintar putar otak.
Ia lantas melakukan berbagai lawatan ke negeri tetangga macam Indonesia sekaligus 'intip-intip' industri pertahanan negeri seberang.
Siapa tahu ada alutsista yang bisa dibeli dengan harga murah.
Bahkan dalam lawatannya ke Indonesia, Mat Sabu menggunakan pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) yakni CN-235 yang digunakan oleh AU Malaysia sebagai pesawat VIP bagi pejabat negaranya.
Nah, ketika sudah sampai ke Indonesia, Mat Sabu yang juga berprofesi sebagai Pelawak itu sebut jika perjalanannya lama.
Ia sesumbar jika CN-235 lambat terbang.
"Sengaja saya datang ke Jakarta naik pesawat yang dibuat oleh Indonesia, CN. Walaupun dia perlahan, biasa saya sampai dalam waktu dua jam, tapi tiga jam setengah," kata Mat Sabu seperti dikutip dari Kompas.com.
"Tak apa, ini adalah buatan Indonesia yang saya banggakan. Siapa tahu akan diperbaiki dan diperhebatkan lagi," ujarnya saat hadiri diskusi 'Harapan Baru Dunia Islam: Meneguhkan Hubungan Indonesia-Malaysia' di kantor PBNU, Jakarta, Sabtu (25/1/2020) awal tahun lalu.
Seusai sesumbar seperti di atas, kini gegara anggaran minim dan maraknya aksi China di perairan utara negaranya, Malaysia ingin dua pesawat CN-235 miliknya diubah dari VIP menjadi versi patroli maritim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kesombongan-malaysia-yang-hina-pesawat-buatan-indonesia.jpg)