Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Ada Ibu-ibu Tangguh, Gubernur Khofifah Sebut Kota Probolinggo Bisa Jadi Zona Hijau Pertama di Jatim

Resmikan 30 kampung tangguh di Kota Probolinggo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebut kota ini bisa jadi zona hijau pertama Jawa Timur.

SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin meninjau Kampung Benteng RW 2 Mayangan Kota Probolinggo, Rabu (17/6/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan 30 kampung tangguh di Kota Probolinggo.

Dua diantaranya adalah Kampung Benteng RW 2 Kelurahan Mayangan Kecamatan Mayangan dan kampung tangguh Kelurahan Kanigaran Kota Probolinggo.

Kedua kampung tangguh itu ditinjau langsung oleb Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, Rabu (17/6/2020).

Nagita Geli Lihat Anang Blak-blakan Soal Perasaan di Hadapan Ashanty, Aurel Malah Bergidik Ngeri: Ih

Terkuak Alasan Irwan Mussry Jatuh Cinta ke Maia Estianty, Ibu Al-El-Dul Digoda saat Live: Romantis

"Hari ini kita berada di kampung tangguh Kota Probolinggo. Inovasinya kaya sekali. Tidak hanya menyiapkan pendisiplinan masyarakat tapi juga disiapkan pula UKM untuk layanan ekonomi yang menyertakan seluruh energi yang dipunyai," kata Khofifah.

Menurut Khofifah, partisipasi masyarakat di dua kelurahan tersebut begitu besar dalam menggerakkan sesama warga untuk penanggulangan virus Corona ( Covid-19 ).

Di kampung Benteng Mayangan, misalnya, ada ibu-ibu tangguh yang melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan dengan cara yang humanis.

Pantai Prigi Trenggalek Simulasi SOP New Normal, Kuota Pelancong Penuh Akan Dialihkan ke Wisata Lain

Putus Penularan Covid-19, Area GOR Jayabaya Kediri Tutup Sementara, Satpol PP: Pasang Pagar di Jalan

Juga masyarakat di sana bersatu-padu membangun kemandirian ekonomi dan pangan. Terdapat lumbung pangan dengan menyediakan sembako murah, dan juga pemberdayaan UKM membuat masker dan faceshield.

Seperti mendorong bordir khas Probolinggo hingga menciptakan lagu-lagu jinggle pemersatu warga kampung dalam melawan kondisi pandemi Covid-19.

Ia optimistis bahwa kampung tangguh di Kota Probolinggo ini bisa berkelanjutan.

Tak hanya dalam pandemi Covid-19 dan penyiapan new normal life, tapi ketangguhan warga juga akan dilanjutkan setelah pandemi berakhir dengan modal solidaritas dan kohesivitas sosial yang sudah terbangun dari lini paling bawah.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved