Pria Gresik Curiga Lihat Motor Terparkir saat Mancing di Galian, Didekati Rupanya Ada Mayat Ngapung

Seorang jasad laki-laki ditemukan mengapung di bekas galian tol Krian, Legundi, Bunder, Manyar (KLBM) di Desa Lebanisoko

www.pratidintime.com
ILUSTRASI Mayat. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Seorang jasad laki-laki ditemukan mengapung di bekas galian tol Krian, Legundi, Bunder, Manyar (KLBM) di Desa Lebanisoko, Kecamatan Wringinanom.

Korban diketahui bernama Wardoyo (70) seorang lansia asal Dusun Mundu RT 14/RW 03, Desa Perdagangan, Kecamatan Wringinanom.

Kapolsek Wringinanom, AKP Christian Bagus Yulianto mengatakan, korban diketahui berangkat ke bekas galian tol KLBM untuk memancing. Pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi.

Terkuak Alasan Ahmad Dhani Klepek-klepek ke Mulan, 1 Hal Paling Khas, Mulan Geli, Ashanty: Ya Allah

Salah satu saksi Munali (47) warga asal Desa Lebanisoko, Kecamatan Wringinanom menuturkan, saat memancing dirinya mendapat informasi ada orang mancing dengan menggunakan motor.

Tapi motor itu Honda Revo warna hitam W 6352 HP tidak kunjung diambil pemiliknya.

Munali semakin curiga ada motor yang terparkir tapi orangnya tetap tidak ada.

Saat melihat ke lokasi untuk memastikan apa ada orangnya atau tidak.

1 Hal dari Mulan Jameela Ini Buat Ahmad Dhani Jatuh Cinta, Ashanty Sampai Heran, Masak Cuma Itu?

Sosok Konglomerat yang Buat Hotman Ciut Bertemu, Tak Kuat Lihat Hartanya: Makin Tak Berarti Diriku

Dirinya, bersama warga turun di bekas tanah galian milik tol KLBM. Tiba-tiba saat mendekat melihat ada orang meninggal dengan kondisi mengapung.

Munali melaporkan penemuan mayat itu ke Polsek Wringinanom. Mendapat laporan itu, petugas turun ke lapangan lalu mengevakuasi korban yang tenggelam di kedalaman 6 meter.

“Sudah kita evakuasi dan tidak ditemukan ada bekas luka,” ucapnya, Kamis (18/6/2020).

FAKTA Temuan 9 Benda Terbungkus Kafan di Kudus, Ada Foto Wanita, Jarum & Rajah, Polisi: Ilmu Hitam

Dikatakannya, jasad pria 70 tahun itu telah dimakamkan. Pihak keluarga membuat surat pernyataan karena tidak mau dilakukan otopsi atau visum.

“Pihak keluarga sudah menerima dan korban sudah dimakamkan,”pungkasnya.

Penulis: Willy Abraham

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Willy Abraham
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved