Virus Corona di Jember
Tempat Wisata di Jember Harus Lolos Sertifikasi Kelayakan Berkegiatan di Masa New Normal untuk Buka
Bupati Jember, Faida, mengatakan, saat ini Pemkab Jember sedang menyiapkan beberapa aturan terkait dibolehkannya tempat wisata dibuka kembali.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Wahyunik
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Jember bakal mengeluarkan sertifikat kelayakan tempat wisata beroperasi dan berkegiatan di masa new normal.
Kelayakan bagi tempat wisata bisa berkegiatan antara lain menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan di masa pandemi virus Corona atau Covid-19.
Bupati Jember, Faida, mengatakan, saat ini Pemkab Jember sedang menyiapkan beberapa aturan terkait dibolehkannya tempat wisata berkegiatan, atau dibuka kembali.
"Sejak beberapa hari lalu, kami menyiapkan sektor pariwisata ini menjadi wisata di masa new normal, termasuk juga bagaimana berkegiatan di tempat umum seperti restoran. Pada saatnya kami akan mengeluarkan sertifikasi kelayakan, apakah mereka layak berkegiatan di masa menuju new normal ini, seperti mematuhi protokol kesehatan," ujar Faida seusai mengikut pertemuan jarak jauh melalui video dengan panglima TNI, kapolri, dan gubernur Jawa Timur, Jumat (19/6/2020) sore.
Bagi tempat wisata yang tidak bisa memenuhi syarat, atau aturan berkegiatan di masa new normal, lanjut Faida, tidak menutup kemungkinan izin usaha mereka akan dicabut.
"Kita lihat perkembangan beberapa hari ke depan. Kami harapkan persiapan ini matang, dan nanti ketika sudah diizinkan (buka kembali), kita bergerak bersama," tegas Faida.
• Pemkab Jember Fasilitasi Pemulangan 331 Napi Asimilasi, Berikan Sembako hingga Uang Saku
Sektor pariwisata di Jember, termasuk satu sektor yang paling parah terdampak pandemi Covid-19.
Ini terlihat dari tenaga kerja di sektor tersebut yang paling banyak dirumahkan, dan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), jika mengacu kepada data dari Dinas Tenaga Kerja Jember.
Hal ini terjadi, karena tempat wisata dilarang beroperasi sejak pandemi virus Corona melanda Jawa Timur, termasuk Jember.
Sejak Maret 2020 lalu, Faida telah menginstruksikan penutupan tempat wisata di Jember, karena berpotensi mengundang keramaian dan kerumunan orang/pengunjung.
Sampai Juni 2020, tempat wisata belum dibuka kembali.
• Seusai Pelatihan, Bupati Banyuwangi Serahkan Sertifikat Kompetensi New Normal ke 91 Pemandu Wisata
• Ikut Petik Kopi Tulang di Makam Kuburan Belanda, Wakil Wali Kota Malang: Taste-nya Nendang, Robusta
Setelah Lebaran Idul Fitri ini, beberapa tempat wisata di Jember mulai menyiapkan diri menjadi tempat wisata di masa new normal.
Mereka menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung penerapan protokol kesehatan dan keselamatan di masa pandemi Covid-19.
Seperti Taman Botani Sukorambi yang menyiapkan sarana penunjang penerapan protokol keselamatan di masa Covid-19, di antaranya bilik disinfektan, pengaturan jarak antrean, juga ada pengecekan suhu tubuh pengunjung.