Pemkot Blitar Peringati Hari Wafat Bung Karno, Sederhana Gelar Doa Lintas Agama dan Upacara Ziarah
Wali Kota Blitar, Santoso bersama pejabat Forpimda Kota Blitar lakukan kegiatan ziarah makam Bung Karno. Peringati wafatnya presiden pertama RI.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Memperingati hari wafat atau haul presiden pertama RI, ( Bung Karno ), Wali Kota Blitar lakukan kegiatan ziarah makam.
Ada beberapa acara yang disiapkan Pemkot Blitar untuk memperingati wafatnya Sang Proklamator.
Puncak acara haul ditandai dengan upacara ziarah dan tabur bunga di pusara Bung Karno, Minggu (21/6/2020).
Upacara ziarah di Makam Bung Karno diikuti Wali Kota Blitar, Santoso bersama pejabat Forpimda Kota Blitar dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Wali Kota Blitar, Santoso memimpin langsung upacara ziarah.
Selesai upacara ziarah, Wali Kota bersama pejabat Forpimda dan kepala OPD mengadakan doa bersama dan dilanjutkan tabur bunga di pusara Bung Karno.
"Ini merupakan rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno di Kota Blitar. Pada 1 Juni ada peringatan Hari Lahir Pancasila, 6 Juni peringatan Hari Lahir Bung Karno, dan 21 Juni peringatan hari wafat Bung Karno," kata Santoso.
Kegiatan haul Bung Karno digelar selama dua hari mulai Sabtu (20/6/2020) sampai Minggu (21/6/2020).
Pada hari sebelumnya, dilaksanakan khataman Alquran, doa lintas agama, kenduri, serta pembacaan Yasin dan Tahlil di kompleks Makam Bung Karno.
"Pagi ini, kami lakukan upacara ziarah dan tabur bunga di pusara Bung Karno sebagai tanda puncak peringatan Bulan Bung Karno," ujarnya.
Dikatakannya, peringatan Bulan Bung Karno tahun ini tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya karena masih di masa pandemi virus Corona ( Covid-19 ).
Pelaksanaan kegiatan juga tetap dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.
"Meski tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya, semua kegiatan tetap dilaksanakan dengan khidmat. Kami berdoa, mudah-mudahan pengabdian dan perjuangan Bung Karno untuk nusa bangsa dan negara diterima Allah SWT," katanya.
Santoso juga berharap masyarakat siap mewarisi dan meneruskan api perjuangan Bung Karno dalam menegakkan Negara RI dari segala hambatan dan tantangan.
"Sehingga Negara RI ini tetap berdiri kokoh seperti yang dicita-citakan Bung Karno," ujarnya.
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Heftys Suud