Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Virus Corona di Jawa Timur

Siasat Menkes Terawan Turunkan Angka Kematian Pasien Covid-19 Jatim, Relaksasi RS Rujukan Kuncinya

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyarankan agar RSUD Dr Soetomo dan rumah sakit rujukan Covid-19 direlaksasi.

SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyarankan agar RSUD Dr Soetomo dan rumah sakit rujukan Covid-19 direlaksasi, Rabu (24/6/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyarankan agar RSUD Dr Soetomo dan rumah sakit rujukan Covid-19 direlaksasi sebagai strategi menurunkan angka kematian pasien positif Covid-19 di Kota Surabaya maupun di Jatim.

Relaksasi dengan memisahkan pasien yang berkondisi berat dan sangat berat dengan pasien yang berkondisi sedang dan ringan akan meningkatkan tingkat kesembuhan pasien dan menurunkan angka kematian.

Hal itu disampaikan Menteri Terawan menanggapi tingkat kematian pasien Covid-19 di Jatim yang masih tinggi.

Tragedi Asmara Mantan Pasutri Bunuh Diri Bareng, Cinta Tak Direstui, Tulis Surat: Robekkan ke Mertua

Sebagaimana diketahui, per Rabu (24/6/2020), angka kematian kasus Covid-19 di Jatim secara kumulatif adalah 7,46 persen.

"Kuncinya ada di relaksasi. Supaya yang pasien berat dan yang berat sekali tidak dicampur dengan pasien yang kondisinya sedang dan ringan. Agar pasien yang sedang dan ringan bisa dipindahkan ke rumah sakit lain," katanya saat rakor dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan forkopimda Jatim di Gedung Negara Grahadi, Rabu (24/6/2020). 

Karena di Jatim sudah memiliki rumah sakit lapangan maka Menkes Terawan merekomendasikan agar pasien pasien yang bergejala ringan dan sedang di rumah sakit rujukan di Jatim bisa dipindah di sana.

Pasangan Selingkuh Bunuh Diri Bareng dan Tinggalkan Surat Ancaman, Akan Saya Goyang dari Alam Baka

Momen John Kei Menangis karena Merasa Berdosa Pernah Terekspos, Soal Istri & Anak, Tobat, Bahagia

Menurutnya memang dibutuhkan konsentrasi yang besar dalam merawat pasien Covid-19 yang berkondisi berat.

Dengan memindahkan pasien yang sedang dan ringan, nakes akan bisa fokus dan penurunan pasien yang datang ke rumah sakit rujukan juga berkurang sehingga potensi tenaga kesehatan terpapar Covid-19 juga akan terkurangi.

"Kalau nakesnya kian fokus, maka kita semua berharap angka kematian pasien Covid-19 juga akan turun," ucap Menkes Terawan.

TERBARU Kasus Pasien Covid-19 Sembuh di Jatim Capai 3.236, Penambahan Lebih Banyak Dibanding Positif

Menkes Terawan juga sudah berkoordinasi dengan rumah sakit swasta di Jatim untuk bisa membantu relaksasi rumah sakit rujukan demi menekan angka kematian kasus Covid-19.

Hasilnya, rumah sakit swasta juga sepakat untuk membantu gerakan relaksasi rumah sakit rujukan agar tidak terjadi penumpukan pasien ringan dan sedang di rumah sakit rujukan.

Untuk OTG, jika memungkinkan Menkes Terawan merekomendasikan agar mereka diisolasi secara mandiri.

Ketua Tim Tracing Jatim Terkonfirmasi Positif Covid-19? Ini Penjelasan Gugus Tugas, Beber Hasil Swab

Hal ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan kampung tangguh yang sudah masif dibangun di Jatim.

"Yang rewel biasanya adalah yang gejala ringan. Sesak dikit rewelnya minta ampun biasanya ini membuat panik para tenaga kesehatan. Mudah mudahan dengan sistem relaksasi ini bisa menurunkan angka kematian pasien Covid-19 di Jatim," tegas Menkes Terawan.

Penulis: Fatimatuz Zahroh

Editor: Arie Noer Rachmawati

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved