Berita Persik Kediri

Soal Kelanjutan Liga 1 2020, Pelatih Persik Menilai Lebih Ideal Dimulai Bulan Oktober

PSSI sudah memastikan akan memulai kembali kompetisi Liga 1 2020 bulan September/Oktober mendatang.

SURYA/SUGIHARTO
Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo di Stadion Gelora Bangkalan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - PSSI sudah memastikan akan memulai kembali kompetisi Liga 1 2020 bulan September/Oktober mendatang.

Namun, hingga saat ini PSSI belum menentukan secara teknis kapan kick off Liga 1 akan dimulai.

Sebelumnya, kompetisi Liga 1 dan 2 2020 terpaksa dihentikan PSSI pada pertengahan Maret lalu akibat pandemi Covid-19.

Sebelum akhirnya diberhentikan sementara, kompetisi Liga 1 2020 baru berjalan tiga pekan.

PMII Pamekasan Serahkan Bukti Foto dan Video Aktivitas Dugaan Tambang Galian C Ilegal ke Polisi

Presiden Jokowi Minta Jatim Turunkan Kasus Covid-19 Dalam Dua Minggu, Begini Tanggapan Risma

Terkait kick off Liga 1, pelatih Persik Kediri, Joko Susilo menilai, kurang ideal jika dimulai bulan September.

Alasannya, hingga saat ini kasus Covid-19 di Indonesia masih belum menurun.

Berdasarkan laporan pemerintah, kasus virus Corona di Indonesia, per hari Kamis (25/6/2020) mencapai 50.187 orang, 20.449 orang sembuh, 2.620 orang sembuh.

"Sebetulnya ya awal Oktober itu, kalau sekarang belum menurun kasus Corona," kata pelatih akrab disapa Gethuk itu pada TribunJatim.com, Kamis (25/6/2020).

Sementara tentang belum diputuskannya kapan kompetisi akan kick off, Gethuk bisa memahami.

Jelang Penerapan New Normal, Kota Kediri Luncurkan Inovasi Tangkal Covid-19 dengan Jurus Jayabaya

VIRAL Aksi Pedagang Ludahi Bakso, Pembeli Syok Lihat CCTV, Lihat Endingnya: Sering Lewat Kalau Malam

Selain memang situasi hingga saat ini belum pasti karena pandemi Covid-19, PSSI sedang berupaya keras menyiapkan berbagai regulasi untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan nantinya.

Sebelumnya, PSSI sudah memastikan bahwa bergulirnya kembali Liga 1 dan 2 nantinya akan berjalan dengan protokol kesehatan.

"Ya kami juga paham dan sangat mengerti bahwa ini situasi tidak normal, kalau normal bisa sesegera mungkin. Ini juga (PSSI) memikirkan semuanya, terutama protokol kesehatan, kami paham kondisi saat ini," jelas pelatih asal Cepu, Jawa Tengah itu.

Ketua DPRD Pasuruan Usulkan Pembahasan Sanksi Warga yang Tidak Pakai Masker saat Keluar Rumah

Kepsek SMP Negeri di Surabaya Meninggal Karena Covid-19, Sekolah Disterilkan dengan Disinfektan

Karena belum ada kejelasan kick off akan dimulai kapan. Gethuk sampaikan ia belum bisa menentukan program tim.

"Masih menunggu keputusan resmi PSSI, sementara pemain menjalankan tugas menjaga kebugaran di rumah masing-masing," pungkas Gethuk.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved