Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Tyo Juliasmono Blak-blakan Caranya Tentukan Style Foto yang Pas Buat Klien: Ada Tahap Pendekatan

Cerita fotografer Tyo Juliasmono ciptakan foto yang hidup dan sesuai dengan klien. Kuncinya lakukan pendekatan: korek informasi personal.

Penulis: Akira Tandika | Editor: Hefty Suud
SURYA/AKIRA TANDIKA
Fotografer Tyo Juliasmono saat menjadi bintang tamu dalam program Female Harian Surya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebagai personal fotografer, Tyo Juliasmono akan melakukan pendekatan terlebih dahulu dengan kliennya. Tujuannya supaya ia lebih mengenal sang klien sebelum melakukan pemotretan.

Dalam tahap pendekatan, Tyo mengaku akan mengorek informasi perihal kliennya. Antara lain style, gaya hidup, tempat liburan, warna kesukaan dan lain sebagainya.

"Pokoknya semua hal yang lebih bersifat personal. Gunanya, supaya foto itu lebih hidup dan lebih mencirikan si klien," ujar Tyo, saat dihubungi Jumat (26/6/2020) malam.

Hendak Tidurkan Anaknya, Ibu Ini Malah Ketiduran, Paman Syok Lihat Ada yang Mengambang di Kolam Ikan

Nasib Nenek Madura Jalani Sumpah Pocong, Berawal dari Tamu Hajatan yang Sakit, Dituduh Bisa Santet

Menurut Tyo, setiap orang memiliki ciri khas masing-masing, sehingga walaupun style foto yang diterapkan tampak sama, akan terlihat berbeda pada tiap klien.

Mengetahui kesukaan pribadi setiap klien, menurut Tyo juga akan mempermudah dirinya dalam menentukan gaya hingga spot foto agar sesuai.

"Seperti contohnya ketika saya diajak ke Hong Kong. Karena sebelumnya saya sudah tahu tentang style klien, jadi saya bisa langsung menentukan dia lebih cocok berfoto di mana," terangnya.

Sekolah Kepribadian John Robert Powers Desain Kurikulum New Normal, Lahir Baru di Tengah Covid-19

Ashanty Ngaku Tak Boleh Gantikan KD untuk Aurel-Azriel, Istri Anang Hermansyah: Aku Gak Ambil Hati

Bagi klien yang terlalu maskulin, Tyo akan mencarikan tempat yang tidak banyak bunga dan lebih menonjolkan sisi lebih kuat.

Tyo ingat betul pertama kali dia terjun di dunia personal fotografi.

Saat itu dia memotret klien di Bangkok. Untuk menumbuhkan emosi yang lebih kuat, ia sampai rela berganti baju untuk menyesuaikan tempat yang ia kunjungi.

"Foto hasil dari saya liburan itu kemudian diunggah di media sosial dan mendapat tanggapan beragam dari teman-teman dan follower. Dari situ juga saya dapat klien pertama,"

Belajar dari pengalamannya saat berlibur, Tyo kemudian mengarahkan sang klien untuk membawa beberapa baju dan properti untuk mendukung sesi pemotretan mereka.

Menjadi seorang personal fotografer memberikan Tyo banyak hal menarik. Salah satunya yakni, ia mendapatkan perjalanan liburan yang sebelumnya belum sempat dirasakan.

Selain itu, menjadi seorang personal fotografer juga makin menambah ilmu fotografi dengan beragam background.

"Saya ingat betul waktu motret klien yang lagi ada di jalan. Jadi saya minta dia untuk pose seperti sedang berjalan, namun dia berhenti. Di situ saya pake shutter yang rendah, sehingga akan menampilkan foto di mana fokus pada klien sementara lainnya akan terlihat blur," jelasnya.

Penulis: Akira Tandika

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved