Berita Persik kediri

Joko Susilo Berharap Fasilitas Pemain Tak Berubah Meski Nanti Ditemukan Ada Yang Terpapar Covid-19

Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo berharap pemainnya tetap mendapat fasilitas sesuai kontrak, meskipun nantinya ada yang terpapar virus Corona.

SURYA/SUGIHARTO
Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo menegaskan pihaknya enggan merasa sombong meski berhasil mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 3-0, Jumat (14/2/2020) sore di Stadion Gelora Bangkalan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo berharap pemainnya tetap mendapat fasilitas sesuai kontrak, meskipun nantinya saat kompetisi dimulai kembali, ada yang terpapar virus Corona.

Sebelumnya, kompetisi Liga 1 dan 2 2020 terpaksa dihentikan PSSI pada pertengahan Maret lalu akibat pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum selesai.

Bahkan, berdasarkan laporan pemerintah, jumlah kasus virus Corona di Indonesia per hari ini, Minggu (28/6/2020) mencapai 54.010 orang, 2.754 orang meninggal, 22.936 orang sembuh.

Sambut New Normal, Yayasan Mabarrot Sunan Bonang Tuban Siapkan Bilik Disinfektan Bagi Peziarah

Aksi 4 Orang Keluarga di Gresik Bawa Paksa Jenazah PDP, Gagal usai Nego Polisi, Lihat Kondisi Jasad

Sebelum akhirnya diberhentikan sementara, kompetisi Liga 1 2020 baru berjalan tiga pekan.

"Harapannya masih sesuai kontrak, karena kalau dalam kontrak, sakit semua itu kan ada asuransi kesehatan, tentu lewat itu. Nanti tinggal teknis saja," kata Joko Susilo pada TribunJatim.com, Minggu (28/6/2020).

Meskipun, pelatih akrab disapa Gethuk itu sampaikan bahwa pandemi Covid-19 ini merupakan sesuatu yang baru dalam dunia sepak bola, tak hanya di Indonesia.

Jelang New Normal, Wisata Religi Sunan Bonang Batasi 50 Peziarah Setiap Masuk Aula Makam

Berharap Liga 1 2020 Dilanjutkan Segera, Asisten Pelatih Arema FC: Sudah Sangat Lama Istirahat

Oleh karenanya, situasi ini mendapat perhatian khusus oleh Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI).

"Itu kemarin yang dibahas di APSSI, bagaimana kalau kena. Sudah disampaikan pada direktur teknik (PSSI), semua nanti akan diberi solusi kalau kena, itu yang dipikirkan oleh PSSI sekarang lewat regulasi," pungkas pelatih asal Cepu, Jawa Tengah itu.

Kawasan Gunung Bromo Masih Tutup, Wisatawan Tak Bisa Saksikan Langsung Fenomena Embun Upas Tahun ini

Simak Cara Mencairkan Insentif Kartu Pra Kerja Gelombang I - III Lewat ATM, Ditarget Selesai 30 Juni

Meski PSSI sudah memastikan akan memulai kembali Liga 1 dan 2 2020 bulan September/Oktober mendatang, hingga saat ini belum ada keputusan resmi tertulis yang diberikan pada klub peserta.

Termasuk juga soal aturan teknis secara detail mengantisipasi berbagai kemungkinan di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved