Virus Corona di Indonesia
13 Provinsi di Indonesia yang Nol Kasus Baru Covid-19, Total Pasien Positif Capai 55.092 per 29 Juni
Berdasarkan update terbaru virus corona, berikut daftar provinsi yang melaporkan nol kasus baru pada Senin, 29 Juni 2020.
TRIBUNJATIM.COM - Berdasarkan update terbaru virus corona, berikut daftar provinsi yang nol kasus baru pada Senin, 29 Juni 2020.
Jumlah pasien positif Covid-19 pada Senin (29/6/2020) bertambah sebanyak 1.082 pasien. Dengan begitu, total pasien positif hingga hari ini berjumlah 55.092 orang.
Lima provinsi dengan penambahan kasus terbanyak disebutkan, di antaranya Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, dan Kalimantan Tengah.
Kemudian, ada 21 provinsi dengan penambahan kasus di bawah 10 kasus.
• UPDATE CORONA di Indonesia Senin 29 Juni 2020, Tambah 1.082 Kasus Baru, Total 55.092 Pasien Positif
• Tragedi Maut Malam Pertama, Istri Tewas karena Suami Semangat, Dokter Kuak Sebab soal Bagian Tubuh
"Ada juga 13 provinsi yang melaporkan hari ini tidak ada penambahan kasus baru, bahkan melaporkan kasus sembuh lebih banyak" kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam siaran BNPB.
Adapun kesembuhan hari ini sebanyak 864 orang, sehingga total akumulasi kesembuhan menyentuh angka 23.800 orang.
Berikut 13 provinsi yang melaporkan tak ada penambahan kasus baru atau 0 kasus baru positif Covid-19:
1. Aceh
2. Bengkulu
3. Jambi
4. Sumatera Barat
5. Kepulauan Riau
6. Lampung
7. DI Yogyakarta
8. Kalimantan Barat
9. Sulawesi Tengah
10. Sulawesi Barat
11. Gorontalo
12. Nusa Tenggara Timur
13. Maluku Utara
• Kasus Corona Belum Turun, Waskita Beton Precast Berikan Ratusan APD ke Institusi Kesehatan di Gresik
• VIRAL Curhat Suami Gerebek Istri Selingkuh di Hotel, Awalnya Suruh Beliin Susu: Lo Gak Bisa Lepas!
Patuhi Protokol Kesehatan di Manapun
Sebelumnya, Yuri mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan di manapun ia berada.
Menurut Yuri, selama vaksin belum ditemukan, hanya itulah yang dapat dilakukan agar terhindar dari penularan Covid-19.
Ia pun berhadap kepatuhan dalam melaksanakan protokol kesehatan bisa menjadi kesadaran yang dilakukan secara kolektif oleh masyarakat dengan berbasis keluarga.
Hal itu Yuri sampaikan dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube BNPB, Kamis (4/6/2020).
"Mematuhi protokol kesehatan tidak harus menunggu wilayah domisili kita menjadi zona kuning, tidak harus menunggu wilayah zona kita menjadi oranye, dan tidak perlu menunggu wilayah kita menjadi zona merah."
"Sejak sekarang, di manapun kita berada, apapun zonasi warna wilayah tinggal kita, patuhi protokol kesehatan," kata Yuri, Kamis sore.
"Hanya ini yang bisa kita lakukan kalau ingin selamat dari tertular Covid-19. Kami berharap kesadaran ini menjadi kesadaran kolektif yang tentunya harus berbasis pada keluarga," sambungnya.
Yuri pun kembali mengingatkan masyarakat untuk senantiasa mengenakan masker saat keluar rumah sebagai bentuk kesadarannya.
Begitu pula dengan kepatuhan menjaga jarak hingga mencuci tangan, Yuri berharap masyarakat menerapkannya bukan sekadar karena diperintah atau diawasi.
"Jadi, gunakan masker bukan karena diperintah, mencuci tangan bukan karena diawasi, menjaga jarak bukan karena memang diperintah."
"Jadikan ini sebuah kesadaran kita tanpa diperintah, tanpa diawasi, karena ini kebutuhan bagi kita untuk tetap sehat."
"Kalau kita sehat, keluarga kita juga sehat," kata Yuri.
Yuri juga menyampaikan, sampai saat ini vaksin Covid-19 memang belum ditemukan.
Menurut Yuri, seluruh bangsa di dunia pun kini mengubah perilaku agar aman dari Covid-19.
"Kita bersama seluruh bangsa di dunia melakukan hal yang sama yaitu bagaimana kemudian harus mengubah perilaku kita agar aman dari tertular Covid-19," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Total Pasien Positif Capai 55.092 per 29 Juni: 13 Provinsi Ini Nihil Kasus Baru Covid-19