Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Virus Corona di Surabaya

Pesepeda di Surabaya Tetap Bermasker dan Waspadai Angin, Melanggar? Siap-siap Digiring ke Liponsos

Semakin banyak orang bersepeda, tampaknya menjadi fenomena baru di masa transisi. Meski demikian, mereka tetap wajib patuhi protokol kesehatan.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM/SUGIHARTO
Sejumlah warga bersepeda di jalan protokol Kota Surabaya, Sabtu (27/6/2020). Olahraga bersepeda saat ini makin digandrungi di sejumlah kota sejak pandemi virus Corona (Covid-19). 

Mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya juga memantau aktivitas warga kota yang banyak bersepeda.

"Kalau ada yang tidak bermasker akan kena sanksi," tandas Irvan.

Mereka yang kedapatan tidak mengenakan masker akan didekati petugas Satpol PP dan petugas khusus.

UPDATE Harga Sepeda Lipat Terbaru, Mulai Rp 1 Jutaan hingga Rp 5 Juta, Ada Merek Pacific dan Polygon

Pelanggar protokoler kesehatan ini akan berurusan dengan Liponsos.

Sanksinya, mereka akan memberi makan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berada di Liponsos Keputih, Surabaya.

"Yang bandel tak bermasker, bisa diarahkan ke Liponsos lho. Mari bermasker di lingkungan publik," ajak Irvan.

Selain bermasker, ada baiknya untuk sementara, kalau terpaksa bersepeda berkelompok, sebaiknya bersama orang satu kampung.

Atau orang yang sudah dikenal riwayat perjalanan di masa pandemi.

Penulis: Nuraini Faiq

Editor: Arie Noer Rachmawati

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved