Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Advokat Surabaya M Sholeh Ingin Aturan Rapid Test Penumpang Diinvestigasi, MA Segera Putus Gugatan

Advokat kondang asal Surabaya, M Sholeh menilai dalam memerangi pandemi ini harus mengedepankan protokol kesehatan.

ISTIMEWA
Suasana live YouTube program Overview Tribunnews.com bertemakan "Terjepit Biaya Tes Rapid', Kamis (2/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Advokat kondang asal Surabaya, M Sholeh menilai dalam memerangi pandemi ini harus mengedepankan protokol kesehatan.

Karena hal ini merupakan bentuk ikhtiar dari masyarakat sendiri. 

Dalam pemaparannya menanggapi pertanyaan dari salah satu tribunners dalam program overview di live YouTube Tribunnews.com dengan tema "Terjepit Biaya Tes Rapid". 

Aturan Rapid Test Bagi Penumpang Disebut Advokat Surabaya M Sholeh Tak Ada Gunanya: Nggak Jamin

"Ke mana-mana menyuarakan itu. itu sudah ikhtiar, karena nggak ada yang menjamin. Bagaimana lagi, menurut saya pelonggaran itu boleh yang penting protokol kesehatan," ujarnya, Kamis (2/7/2020). 

Jikalau memang ada aturan baru bagi pelanggar protokol kesehatan sanksi seperti apa dia sangat mendukung. 

"Di Surabaya itu ada perwali no 28 tahun 2020. pasca PSBB Saya ingin koreksi PSBB itu saya menolak karena PSBB tidak mampu menyelesaikan problem yang ada. Itu pembatasan bukan pelarangan. PSBB diterapkan, nyatanya karantina wilayah. Transisi new normal saya setuju ada kebijakan bila melanggar disita KTP nya itu menarik. bisa menjadi tegas," lanjutnya. 

Emosi Cewek Ditinggal Nikah Mantan, Hantam Mempelai Pria Sampai Nangis, Ending Malah Mengharukan

Inikah Pesan Terakhir Aleesya untuk Laudya? Diposting Erra Fazira, Panggilan Khusus Bella Terekspos

Rencananya, Senin, (7/7/2020) pekan depan akan menggugat kebijakan rapid test ke Ombudsman agar supaya ada investigasi. 

"Kita akan mendatangi Ombudsman, supaya mencabut surat edaran nomor 7 dan 9. Kalau memang ada masukan yang harus dilalui operator. Bukan domain gugus tugas. Setelah itu kami tetap bersuara supaya Mahkamah Agung (MA) segera memutus gugatan kita. Supaya ada kepastian hukum untuk puluhan ribu calon penumpang dan masyarakat," pungkasnya.

Advokat Surabaya Gugat Kebijakan Rapid Test Bagi Calon Penumpang ke Ombudsman, Minta Tak Diperberat

Penulis: Syamsul Arifin

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved