Breaking News:

Ratusan Santri Mulai Kembali ke Ponpes di Kabupaten Pasuruan

Ratusan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) KHA Wahid Hasyim Bangil, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan mulai kembali ke pesantren, Jumat (3/7/2020)

(Surya/Galih Lintartika)
Ratusan kembali ke pondok di Kabupaten Pasuruan 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Ratusan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) KHA Wahid Hasyim Bangil, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan mulai kembali ke pesantren, Jumat (3/7/2020) pagi.

Ratusan santri ini memulai aktivitas kembali di pesantren setelah libur panjang selama pandemi Covid-19. Karena pemerintah sudah menerapkan kebijakan New Normal di lingkungan pesantren.

Meski demikian, pesantren sudah menyiapkan serangkaian upaya pencegahan agar tidak ada penyebaran virus Corona atau Covid-19 di pesantren. Oleh karenanya, santriwati pesantren ini diminta untuk mematuhi protokol kesehatan.

Jauh sebelum kembali, selama 14 hari, santriwati harus menjalani isolasi mandiri. Wali santri juga harus mendata keluarga atau tetangga yang berstatus ODP, PDP ataupun positif.

Setelah itu, santri baru boleh kembali. Namun, prosesnya belum selesai. Masuk ke pintu gerbang pesantren, santriwati diminta meletakkan barang bawaanya untuk disemprot cairan disenfiktan.

Selanjutnya, santriwati diperiksa kesehatannya. Mulai dari suhu badan dan kesehatan lainnya. Terakhir, santriwati menjalani rapid test. Rapid test ini dilakukan sebagai bentuk upaya pencegahan.

Setelah hasil rapid test keluar, santriwati yang non reaktif diminta untuk mensucikan diri. Mereka harus mandi, dan setelah itu baru boleh masuk ke asrama pesantren untuk mengikuti aktifitas di pesantren.

"Allhamdulillah dari beberapa gelombang, semuanya non reaktif. Tidak ada yang reaktif sama sekali. Kami memang sengaja membagi santri menjadi beberapa gelombang untuk mengurangi kerumunan," kata Gus Wildan, pengasuh Ponpes KHA Wahid Hasyim Bangil.

Haul KH Wahab Hasbullah, Khofifah: Kiai NU dan Ulama Punya Peran Besar dalam Kemerdekaan

VIRAL Istri PNS Nangis Gerebek Suami Selingkuh, Muntab Dikirimi Video Mesum, Astaghfirullah Tega!

3 Bulan Kepergiannya, Kondisi Nisan Glenn Fredly Jadi Sorotan Saat Mutia Ayu Sang Istri Ziarah

Gus Wildan menjelaskan, kurang lebih ada 700 santriwati di ponpes ini, baik itu santriwati yang lama atau yang baru masuk tahun ini. Ia mengaku sudah menyusun skema untum mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 di pesantren ini

"Kami menunggu semua santri masuk dulu. Setelah itu, kami baru akan memulai kebiasaan di pesantren. Tentunya kami akan mengedepankan protokol kesehatan dalam melakukan aktifitas di pesantren," sambung dia.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved