Breaking News:

Virus Corona di Sidoarjo

Kembali Berlatih, Atlet di Sidoarjo Harus Patuhi Protokol Kesehatan dan Tingkatkan Gizi

Setelah sekian waktu berhenti, para atlet di Sidoarjo diharapkan bisa kembali rutin latihan di masa transisi new normal ini. Protokol kesehatan

Penulis: M Taufik
Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM/M TAUFIK
Dewan penyantun KONI Sidoarjo Achamd Amir Aslichin 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Setelah sekian waktu berhenti, para atlet di Sidoarjo diharapkan bisa kembali rutin latihan di masa transisi new normal ini. Syaratnya, protokol kesehatan harus benar-benar dijalankan.

Demikian kata Dewan penyantun KONI Sidoarjo Achamd Amir Aslichin. Menurutnya, para atlet juga wajib mengonsumsi gizi yang seimbang dan istirahat teratur.

"Aktivitas olahraga bisa dimulai kembali tapi jangan teledor karena wabah Covid-19 masih mengancam," kata Mas Iin panggilan Amir Aslichin kepada TribunJatim.com.

Pria yang juga sebagai bakal calon bupati (Bacabup) Sidoarjo ini menegaskan, KONI Sidoarjo harus intens berkoordinasi dengan masing-masing cabang olahraga (cabor) terkait pelaksanaan latihan atletnya.

Pemahaman protokol kesehatan harus dijelaskan dengan baik pada pelatih agar bisa diterapkan oleh atletnya.

"Mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan harus benar-benar paham," ucapnya kepada TribunJatim.com.

Kini Harta Duniawi Hotman Ditaksir Capai Rp 45 Triliun, Kejujuran Dikuak: Belum Temukan Arti Hidup

Peserta UTBK SBMPTN yang Positif dan Reaktif di Universitas Jember Punya Kesempatan Ujian

Wisata Pantai Kutang Lamongan Dibuka untuk Umum

Pengawasan, ujar Mas iin, harus dilakukan secara rutin. Peninjauan saat latihan harus dilakukan oleh KONI melalui tim monitoring dan evaluasi (monev) cabor. Sehingga setiap catatan dari tim monev bisa jadi bahan pertimbangan untuk meningkatkan kondisi atlet di tengah wabah Covid-19.

Wakil Ketua Askab PSSI Sidoarjo ini mencontohkan, untuk cabor sepak bola juga harus tetap menggunakan aturan protokol kesehatan.

Fasilitas tempat cuci tangan juga harus tersedia. Latihan awal bisa dibagi dengan tim kecil.

"Sepak bola sebagai salah satu olahraga populer harus jadi panutan dalam upaya mencegah penularan Covid-19," terangnya kepada TribunJatim.com.

Diingatkan pula agar penyemprotan disinfektan di kawasan latihan juga rutin dilakukan. Dengan upaya meminimalisir penularan Covid-19 maka prestasi olahraga di Sidoarjo bisa terus ditingkatkan.(ufi/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved