Virus Corona di Surabaya

Surabaya Bakal Kembali Terapkan Jam Malam di Transisi New Normal, Pemkot Sedang Godok Regulasi

Pemkot Surabaya bakal kembali memberlakukan pembatasan aktivitas malam di masa transisi new . Wakil Sekretaris Gugu Covid-19 sebut menunggu Perwali.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/SUGIHARTO
Sejumlah warga bersepeda di jalan protokol Kota Surabaya, Sabtu (27/6/2020). Olahraga bersepeda saat ini makin digandrungi di sejumlah kota sejak pandemi virus Corona (Covid-19). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di masa transisi new normal di Kota Surabaya, pembatasan aktivitas malam bakal kembali diberlakukan.

Saat ini, Pemkot Surabaya sedang menggodok perubahan Perwali nomor 28 tahun 2020 untuk mengatur mekanismenya secara lebih rinci.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Irvan Widyanto mengungkapkan, dalam hitungan hari, perubahan Perwali 28 tahun 2020 itu bakal rampung.

BERITA TERPOPULER JATIM: Lamongan Kembali Zona Merah hingga 2 Bocah Tulungagung Tewas Tenggelam

Perempuan Kaya tapi Misterius asal Jember Beli Rumah Anang Ashanty Rp 35 Miliar Tanpa Menawar

Nantinya, itu akan menjadi acuan.

"Ini masih nunggu Perwali, dalam satu dua hari ini," kata Irvan saat dikonfirmasi, Minggu (5/7/2020).

Bocorannya, pembatasan aktivitas malam hari itu bakal diberlakukan mulai pukul 22.00 WIB. Praktis, segala aktivitas warga diluar ketentuan nantinya bakal diminta untuk dihentikan terlebih dahulu.

Emak-emak Berbaju Serba Kuning yang Bikin TikTok di Jembatan Suramadu Minta Maaf, Berikut Hukumannya

Hubungan dengan 2 Mantan Suaminya Buruk, Nikita Mirzani Perlakukan Ayah Loly Beda, Fitri: Adem Ayem

Kecuali, untuk sektor kesehatan, logistik atau kebutuhan utama masyarakat dan beberapa pengecualian lainnya.

"Kalau tidak ada hubungannya, tidak ada kepentingan terkait dengan kesehatan misalnya mau beli obat mau beli makanan ya lebih baik di rumah," ujarnya.

Menurut Irvan, dalam perubahan Perwali itu segala hal akan diatur dengan jelas. Termasuk kemungkinan aturan sanksinya bila ada yang melanggar.

Memang ini bukanlah PSBB, namun untuk menekankan kedisiplinan warga terhadap protokol kesehatan.

Sebab, lanjut Irvan, pihaknya saat ini tengah berpacu untuk segera menyelesaikan wabah ini di Surabaya. Selain berbagai upaya yang dilakukan Pemkot lewat Gugus Tugas, warga secara umum juga dilibatkan.

Salah satu caranya, dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, menjaga jarak atau physical distancing dan tak boleh berkerumun.

"Terus berusaha untuk memutus (penyebaran Covid-19)," ujar Kepala BPB Linmas Surabaya itu.

Penulis: Yusron Naufal Putra

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved