Berita Viral
Viral Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Mendadak Jadi Reaktif saat akan Ujian, Begini Kronologinya
Daffa Dzaki harus mengurungkan niatnya ikut UTBK SBMPTN 2020 lantaran rapid test Covid-19 yang semula hasilnya nonreaktif mendadak diganti reaktif.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika
Ia hanya mendapatkan jawaban dari pengawas ujian menyarankan dirinya segera pulang.
• Resmi Hari Ini, TPS Tanjung Perak Surabaya Berlakukan Layanan Satu Pintu Pabean-Karantina
"Terus saya tanya kelanjutannya gimana yang jawab pengawasnya pulang istirahat aja gitu. Tapi dokter diam gak nerangin apa-apa. Harusnya kalau berubah mestinya diterangin dulu kenapa. Jadi saya gak dicek ulang. Langsung diprint tiba-tiba ganti reaktif," pungkasnya.
Daffa Dzaki pun membagikan keluhannya di media sosial terkait UTBK dan hasil rapid test virus Corona ( Covid-19 ).
Lewat akun Instagram pribadinya, Daffa Dzaki bercerita di Instastory.
Daffa Dzaki mengaku batal mengikuti UTBK Unair karena hasil rapid test mendadak diganti reaktif.
Sebelumnya Daffa Dzaki mengakui hasil rapid testnya nonreaktif.
• Cara Unair Tangani Peserta UTBK yang Hasil Rapid Test-nya Reaktif, Total Ada 28 Peserta Reaktif
Dalam postingannya itu, Daffa Dzaki menandai akun Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dan Unair Surabaya.
"Saya di Story udah nge-tag Bu Risma (Wali Kota Surabaya), sama Unair. Udah dilihat sama Unair tapi gak komentar apa-apa," kata Daffa Dzaki saat dihubungi, Selasa (7/7/2020).
Daffa Dzaki mengaku bingung lantaran tak ada arahan penanganan lebih lanjut setelah dinyatakan reaktif.
"Sampai malam ini saya gak dapat arahan dari pihak manapun dari Unair atau Dinas Kesehatan Surabaya. Di Instagram padahal Unair juga sudah liat. Saya cek email juga gak ada pesan, saya juga udah telepon hotline tapi belum ada respons sama sekali," ungkapnya.
• 740 Calon Peserta UTBK SBMPTN Ikut Rapid Test Gratis di Surabaya, 49 Orang Dinyatakan Reaktif
Selain itu, kata Daffa Dzaki, kejadian itu membuat dirinya down, padahal saat itu sudah merasa siap untuk mengikuti ujian.
"Ya reflek down mental saya. Seharusnya kalau memang ada yang salah, saya kan bisa dihubungi jam 9-10 pagi setelah rapid test yang semula nonreaktif keluar," tandasnya.
Editor: Dwi Prastika
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/postingan-peserta-utbk-sbmptn-2020-di-unair-surabaya-viral-di-media-sosial-soal-rapid-test-covid-19.jpg)