Virus Corona di Gresik
Angka Kasus Covid-19 Gresik 1000 Lebih, Petrokimia Gresik Sulap GOR Jadi Tempat Isolasi Mandiri
Tanggapi jumlah pasien Covid-19 Gresik yang capai 1000 lebih. Petrokimia Gresik siapkan GOR Jalan Achmad Yani jadi tempat isolasi mandiri.
Penulis: Sugiyono | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Petrokimia Gresik menyiapkan tempat isolasi mandiri bagi pasien virus Corona ( Covid-19 ), Kamis (9/7/2020).
Tempat isolasi itu berada di gedung olah raga (GOR) Jalan Achmad Yani, Gresik.
Ruang tersebut untuk menyiapkan jika masyarakat umum dan karyawan Petrokimia Gresik terinfeksi Covid-19.
• Wanita Ini Tolak Layani Birahi Mantan Suami, Cekcok Dini Hari, Polisi: Disiram Lalu Disulut Apinya
• Potret Yan Vellia Cium Didi Kempot Viral, Istri Kedua Sang Maestro Masih 23 Tahun: Satu-satunya
Sekretaris Perusahaan (Sekper) Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono, mengatakan, pembangunan tempat isolasi mandiri untuk mengantisipasi jumlah pasien Covid-19 yang terus meningkat.
Pembangunan tempat isolasi pasien Covid-19 tersebut bisa digunakan masyarakat umum dan karyawan Petrokimia Gresik, keluarga dan karyawan anak perusahaan. Sebab, jumlah karyawan, keluarga dan anak perusahaan sangat banyak.
"Di Gresik ini rumah sakit sudah mulai penuh. Sehingga kami berpikir, jika ada karyawan kami yang terkena. Biar tidak membebani pemerintah, kita membuat ruang isolasi mandiri. Kami tidak berharap ada yang terkena Covid-19. Tapi, jika ada yang membutuhkan, kita sudah siap," kata Yusuf.
• Sudah Siap Jual Tempe, Pedagang di Surabaya Kaget Motor Tak Ada di Teras, Dicek CCTV Digondol Maling
• UPDATE CORONA di Indonesia Kamis 9 Juli 2020, Kasus Baru Tambah 2.657, Total Pasien Capai 70.736
Bahkan, untuk mencegah penyebaran Covid-19 kepada para karyawan dan keluarga besar karyawan Petrokimia Gresik, dilakukan rapid test kepada karyawan beserta keluarganya. Sehingga, 15.000 orang lebih telah dirapid test.
"Jadi seluruh karyawan dan kelaurganya dilakukan rapid test. Supaya ketahuan semua, reaktif atau tidak. Harapannya setelah itu bisa mencegah penyebaran Covid-19," imbuhnya.
Lebih lanjut Yuauf mengatakan, total karyawan sekitar 2,600 orang dan 14.000 orang beserta keluarga.
"Kita sudah rapid test 15.000 orang lebih. Mulai, karyawan dan keluarganya. Kalau ada yang reaktif, ditingkatkan ke swab dan ada yang dikarantina di rumah," katanya.
Ruang isolasi sebanyak 40 ruangan tersebut bisa menampung 80 tempat tidur pasien (TTP), sehingg, diperlukan tenaga medis perawat dan dokter.
"Dalam waktu dekat akan merekrut perawat dan dokter untuk menjaga tempat isolasi," imbuhnya.
Diketahui, saat ini jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Gresik mencapai 1005 orang. Rinciannya, 163 orang sembuh, 745 orang dirawat dan 97 orang meninggal dunia.
Sedangkan, total pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 679 orang. Dengan rincian, 453 orang dalam pengawasan, 177 orang selesai pengawasan dan 49 orang meninggal dunia. Dan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 389 orang.
Penulis: Sugiyono
Editor: Heftys Suud