Breaking News:

Nafsu Sesat Kakek Surabaya Cabuli 4 Bocah Bergiliran di Gubuk, Iming-iming Es Krim & Snack: Khilaf

Kakek di Surabaya yang punya 3 cucu itu tega mencabuli empat bocah secara bergantian di sebuah gubuk di Kawasan Kuliner Surabaya Utara.

Tribun Jogja/Suluh Pamungkas
Ilustrasi pencabulan 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Aksi tak senonoh IBR (56) warga Surabaya Utara ini tak patut dicontoh.

Kakek di Surabaya yang punya 3 cucu itu tega mencabuli empat bocah secara bergantian di sebuah gubuk di Kawasan Kuliner Surabaya Utara.

IBR sudah sejak tahun 2019 akhir melancarkan aksinya itu.

Berbekal iming-iming snack dan es krim serta handpone untuk dimainkan si bocah, tersangka leluasa melakukan pencabulan terhadapnya.

Rayuan Maut Pria Jember Cabuli Gadis 14 Tahun di Rumah, Iming-iming Bakal Nikah, Bermula dari Medsos

Ayah di Malang Nekat Cabuli Putrinya Berkali-kali, Aksi Bejatnya Terkuak Seusai Korban Curhat ke Ibu

Gedor Pintu Kamar, Istri Kaget Tahu Suami Cabuli Anaknya, Pelaku Sudah Berbuat 4 Kali

"Awalnya saya bujuk, kemudian saya kasih handpone buat lihat youtube. Saya pangku, terus saya cium lalu saya tindih badannya," aku tersangka.

Meski begitu, dengan ringan lidah tersangka mengaku jika hanya khilaf melakukan perbuatannya itu.

"Saya cuma khilaf," katanya.

Sasaran tersangka beragam, mulai bocah laki-laki hingga perempuan jadi pelampiasan nafsunya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan jika terbongkarnya kasus pedofilia itu bermula saat keluarga korban melaporkan kepada polisi.

"Korban ini sampai ketakutan kalau lihat tersangka. Kemudian ada perubahan fisik dan perilaku dari salah satu korban yang membuat curiga orang tuanya. Setelah ditanya, ternyata mengaku sudah dicabuli tersangka," kata Ganis, Jumat (10/7/2020).

Hasil penyidikan, sampai saat ini sudaj ada empat korban yang berani melaporkan aksi tak senonoh pria baya itu.

Diduga,masih ada korban lain yang menjadi keganasan predator anak ini.

"Kemungkinan masih ada korban lain. Masih kami dalami,"tandasnya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved