Pesan Khusus dari Pembunuh Editor Metro TV Menurut Ahli Viktimologi, dari Letak Pisau, 'Saya Hukum'

Pesan khusus dari pembunuh Editor Metro TV, Yodi Prabowo dicoba diungkap oleh Ahli Viktimologi.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Sudarma Adi
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim/Istimewa
Pesan apa yang ingin disampaikan si pembunuh Editor Metro TV menurut Ahli Viktimologi? 

TRIBUNJATIM.COM - Pesan khusus dari pembunuh Editor Metro TV, Yodi Prabowo dicoba diungkap oleh Ahli Viktimologi.

Ahli Viktimologi mengungkap itu terlihat dari letak pisau yang ditemukan di TKP pembunuhan Editor Metro TV, Yodi Prabowo.

Lantas, pesan apa yang ingin disampaikan si pembunuh menurut Ahli Viktimologi?

Sebaran Virus Corona di Indonesia Selasa 14 Juli 2020, Kasus Baru di Jawa Timur Tambah 353 Orang

Seperti diketahui, misteri pelaku pembunuhan Editor Metro TV, Yodi Prabowo hingga kini belum menemukan titik terang.

Sedangkan, mayat Yodi Prabowo sudah ditemukan di Jalan Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/7/2020).

Setelah sebelumnya sempat menghilang selama tiga hari sejak Selasa (7/7/2020).

Ibu editor Metro TV Yodi Prabowo kenang momen terakhir putranya.
Ibu editor Metro TV Yodi Prabowo kenang momen terakhir putranya. (YouTube Official iNews)

Namun ada yang menarik dalam kasus itu adalah adanya pisau yang digunakan untuk membunuh Yodi tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Melansir dari TribunWow ( grup TribunJatim.com ), di acara Apa Kabar Indonesia Malam tv One pada Senin (13/7/2020), Ahli Viktimologi, Heru Susetyo menilai pelaku sengaja meninggalkan pisaunya.

Pisau itu untuk meninggalkan pesan bagi keluarga maupun orang-orang terdekat Yodi.

"Terkait dengan proses ataupun modus operasi sampai terbunuhnya saudara Yodi Prabowo saya melihatnya memang sepertinya ada pesan yang ingin diberikan oleh tersangka atau pelaku dengan meninggalkan pisau di tempat tak jauh dari korban," kata Heru.

Curhat Pilu Ibu Editor Metro TV Yodi Prabowo yang Dibunuh, Si Anak Sempat Ngeluh Capek: Penyebabnya?

Menurut Heru, lazimnya pisau tak akan ditinggalkan begitu saja agar tak mudah diketahui jejaknya.

Sehingga, Heru yakin bahwa pelaku ingin memberikan pesan.

"Karena kalau seorang profesional yang memang tujuannya ingin membunuh dan tidak ingin terlacak secara cepat, tidak ingin diketahui secara cepat tentunya dia berusaha menghilangkan jejak-jejaknya."

"Tapi ini kan seperti memberikan pesan entah kepada siapa, entah kepada keluarganya Yodi, entah orang-orang sekitarnya," ujar dia, dikutip TribunJatim.com, Selasa (14/7/2020).

Hal Janggal di Kasus Editor Metro TV Tewas: Pesan ke Pacar Soal Kematian & Momen di Dapur bareng Ibu

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved