Banyak Cafe Baru Kota Malang Terdata WP Saat Tansisi New Normal, Bapenda Apresiasi: Mereka Teladan

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang mengapresiasi banyaknya cafe baru yang terdata WP saat transisi new normal. Sebut: mereka teladan.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Hefty Suud
SURYA/RIFKY EDGAR
Kepala Bapenda Kota Malang, Ir Ade Herawanto MT saat mengunjungi Cafe Gajah Mada Trail (GMT) binaan Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/3 di kawasan Kesatrian pada Rabu malam, (15/7/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang mengapresiasi Wajib Pajak (WP) yang banyak bermunculan pada saat masa transisi new normal.

Hal tersebut didapati setelah Bapenda Kota Malang mencatat ada belasan cafe baru yang didata sebagai WP dalam dua pekan terakhir ini.

Selain itu, Bapenda Kota Malang juga rajin melakukan kunjungan ke sejumlah instansi.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka sosialisasi kebijakan sekaligus memberi support langsung kepada para pelaku usaha.

Di sana, Bapenda melihat instansi yang membina usaha dan menjadi inspirasi bagi WP lain, termasuk sejumlah usaha di sektor kuliner.

Seperti yang dilakukan di Cafe Gajah Mada Trail (GMT) binaan Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/3 di kawasan Kesatrian yang dikunjungi oleh Kepala Bapenda Kota Malang, Ir Ade Herawanto MT, Rabu malam, (15/7/2020).

Kepala Bapenda Kota Malang, Ir Ade Herawanto MT saat mengunjungi Cafe Gajah Mada Trail (GMT) binaan Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/3 di kawasan Kesatrian pada Rabu malam, (15/7/2020).
Kepala Bapenda Kota Malang, Ir Ade Herawanto MT saat mengunjungi Cafe Gajah Mada Trail (GMT) binaan Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/3 di kawasan Kesatrian pada Rabu malam, (15/7/2020). (SURYA/RIFKI EDGAR)

Sam Ade sapaan akrabnya, mengapresiasi para pengelola usaha tersebut.

"Dengan banyakanya WP baru kami mengapresiasi. Karena mereka dengan penuh kesadaran mendaftarkan diri sebagai WP Resto dan langsung memiliki NPWPD dari Bapenda," ucapnya dalam rilis Kamis (16/7/2020).

Sam Ade menyampaikan, bahwa kesadaran pengelola cafe mendaftar sebagai Wajib Pajak Restoran patut menjadi teladan bagi pengusaha kuliner lain di Kota Malang.

Dikarenakan hal tersebut berkontribusi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak untuk pembangunan Bhumi Arema.

"Mereka juga menjadi teladan dan panutan karena mengedepankan protokol Covid-19 dalam operasional usahanya," ucapnya.

Sementara itu, kedatangan Sam Ade mendapatkan sambutan dan apresiasi dari Letkol Erwien.

Menurutnya, kedatangan Bapenda Kota Malang merupakan bentuk support langsung dari Pemkot Malang.

Lebih lanjut dijelaskan Erwien, Cafe GMT selain sebagai tempat usaha, juga sebagai wadah dan media guna semakin merekatkan kekompakan TNI dengan rakyat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved