Gerakan Satu Juta Masker Untuk Surabaya Hijau, Tribun Kidul Sebarkan 9000 Masker di 8 Lokasi
Bonek, suporter fanatik Persebaya terus memasifkan Gerakan Satu Juta Masker Untuk Surabaya Hijau.
Penulis: Khairul Amin | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bonek, suporter fanatik Persebaya terus memasifkan Gerakan Satu Juta Masker Untuk Surabaya Hijau.
Gerakan tersebut sebagai bagian dari dinobatkannya Bonek dan Persebaya oleh BNPB dalam gerakan Bonek Wani Lawan virus Corona atau Covid-19, pekan lalu.
Sebagai bagian dari aksi tersebut, salah satu kelompok tribun Persebaya, Tribun Kidul, hari ini membagikan 9000 masker di delapan lokasi berbeda.
"Hari ini yang paling besar di Tugu Pahlawan, beberapa komunitas yang ada di Tribun Kidul juga ikut nyebar di beberapa lokasi. Pasar Wonokromo (DTC), Pasar Made, Pasar Menganti, Pasar Lontar, Pasar Trenggilis, Pasar Kendang Dari, dan Pasar Gubeng," kata Sinyo Devara, Koordinator Tribun Kidul pada Surya, Minggu (19/7/2020).
Ditambahkan Sinyo, untuk aksi hari ini murni membagikan masker, tak seperti sebelumnya yang juga membagikan Face Shield.
"Face Shield sudah enggak, kemarin terakhir di Pasar Malam Kodam," ucapnya kepada TribunJatim.com.
• Bonek Sambang Pasar Pagi Tugu Pahlawan Gencarkan #WANIMASKERAN, Kapolrestabes Surabaya Beri Dukungan
• Lagi, Dokter Meninggal Terinfeksi Corona: Sosoknya Juga Kader PKS Ketua Genta Covid-19 Jatim
• VIRAL Ikan Bergigi Manusia Hebohkan Media Sosial, Ternyata Memang Asli, Bisa Tarung Lawan Kepiting
Sepakan terakhir, semua komunitas Bonek memang berlomba-lomba melakukan aksi bagi-bagi masker dan Face Shield yang menyasar pasat keramaian di Surabaya.
Tak hanya membagikan masker dan Face Shield, dalam aksinya, Bonek juga melakukan edukasi Tri Wani (wani pakai masker, wani cuci tangan, dan wani jaga jarak).
"Dari awal memang kami memproklamirkan Tri Wani. Pengennya, masyarakat yang terbawah mengerti sehingga bisa menjaga diri sendiri dengan mematuhi protokol kesehatan," ucapnya.
Sinyo meyakini, Tri Wani merupakan cara ampuh mencegah dari terpaparnya virus Corona atau Covid-19.
Ia bersyukur aksi Gerakan Satu Juta Masker Untuk Surabaya Hijau mendapat respon positif dari masyarakat secara luas.
"Respon masyarakat sangat baik, meskipun awal-awal kami cukup kesulitan edukasi Tri Wani, karena ternyata banyak masyarakat yang kurang paham protokol kesehatan itu seperti apa," ucapnya.
"Seperti saat saya di Pasar Kapas Kerampung, banyak kejadian. Sehingga kami tau ternyata banyak masyrakat yang belum paham arti dari Protokol itu bagaimana," tambah Sinyo.
Fakta itu tidak lantas menjadikan semangatnya kendor, sebaliknya, menjadi motivasi besar bagi Sinyo agar lebih maksimal lagi melakukan aksi karena memberi dampak lebih bagi masyarakat.
"Itu menjadi semangat kami untuk terus berusaha ekstra lagi melakukan aksi. Harapannya, masyarakat yang paham protokol kesehatan lebih banyak," terangnya kepada TribunJatim.com.