Breaking News:

Virus Corona di Pamekasan

108 Santri Ponpes Sidogiri Pasuruan Asal Pamekasan Jalani Rapid Test Covid-19, 4 Orang Reaktif

108 santri Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan asal Pamekasan, Madura, kembali diberangkatkan ke pondok setelah jalani rapid test Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO FERDIAN
Santri Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan asal Pamekasan saat menjalani rapid test virus Corona atau Covid-19 di aula Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Minggu (19/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Sebanyak 108 santri Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan asal Pamekasan, Madura, kembali diberangkatkan ke pondok.

Sebelum mereka diberangkatkan, ratusan santri itu terlebih dahulu menjalani rapid test yang dilakukan petugas medis dari Dinas Kesehatan Pamekasan di aula Pendopo Ronggosukowati Pamekasan.

Rapid test tersebut dilakukan guna memastikan para santri itu bebas dari virus Corona atau Covid-19.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam melalui Asisten Sekdakab Pamekasan, Moh Tarsun mengatakan, hasil rapid test yang dilakukan terhadap 108 santri Pondok Pesantren Sidogiri ini, terdapat 4 santri yang berstatus reaktif Covid-19.

Nantinya, para santri yang telah selesai dilakukan rapid test di Pamekasan akan di-rapid test ulang ketika mereka sudah sampai di lingkungan Pondok Pesantren Sidogiri.

"Karena itu sesuai dengan prosedur kesehatan yang juga diberlakukan di pondok pesantren, mereka akan dilakukan rapid test ulang sehingga benar-benar aman ketika harus berangkat kembali menuju pesantrennya di Sidogiri," kata Moh Tarsun kepada TribunJatim.com, Minggu (19/7/2020).

Tekan Laju Penyebaran Covid-19, UPT Puskesmas Pademawu Pamekasan Gelar Sosialisasi ke Pelaku Usaha

Pria yang akrab disapa Tarsun itu juga menjelaskan, Pondok Pesantren Sidogiri benar-benar menerapkan persyaratan yang ketat dan bagus.

Kata dia, bagi santri yang saat rapid test awal dinyatakan aman dan nonreaktif, nanti jika sampai ke lingkungan pondok, juga akan dilakukan rapid test ulang.

Rapid test ulang itu dilakukan untuk memastikan para santri Pondok Pesantren Sidogiri asal Pamekasan itu benar-benar bebas dari Covid-19.

Tarsun juga berpesan kepada para santri yang akan kembali ke daerah perantauan agar tetap menjaga kedisiplinan dalam belajar dan tetap beribadah di pesantren.

Surat Edaran Belajar dari Rumah Selama Pandemi Covid-19, Guru di Pamekasan Wajib Presensi Elektronik

Selain itu juga, dia berpesan kepada para santri asal Pamekasan agar tetap menjaga dan mengikuti protokol kesehatan guna terhindar dari Covid-19.

"Mereka berangkat menuju Sidogiri dengan menumpang dua bus dari Lapangan Nagara Bhakti depan Pendopo Ronggosukowati," tutupnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved