Tidak Bisa Melepas Cincin, Warga Tulungagung ini Datangi Petugas Pemadam Kebakaran
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tulungagung kini tidak hanya mengurusi kobaran api saja.
Penulis: David Yohanes | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tulungagung kini tidak hanya mengurusi kobaran api saja.
Petugas Damkar juga mengemban tugas penyelamatan, sesuai dengan nomenklatur yang baru.
Berbagai urusan warga pun kini ditangani petugas Damkar, mulai dari evakuasi tawon vespa, menangkap ular masuk rumah dan melepas cincin.
Sekurangnya sudah ada lima warga yang melapor ke Bidang Damkar Satpol PP Tulungagung, karena cincinnya tidak bisa dilepas.
“Mereka sudah berusaha melepaskan cincinnya dengan berbagai cara, termasuk pakai sabun dan minyak. Tapi gagal,” terang Kabid Damkar Satpol PP Tulungagung, Gatot Sunu, Senin (20/7/2020).
Saat datang ke Kantor Damkar, kondisi jari yang dilingkari cincin sudah parah.
• Ditinggal Pacar, Perempuan Asal Malang yang Linglung ini Diamankan Patroli Satpol PP Kota Kediri
• Polres Mojokerto Bekuk Komplotan Spesialis Pecah Kaca Mobil, Dua Pelaku Di Dor
• Seminggu Operasi Simpatik, Polresta Malang Kota Tilang 400 Pelanggar
Karena cincin sudah melingkar dengan ketat, bagian jari itu menjadi bengkak.
Satu-satunya cara yang dipilih adalah dengan memotong cincin itu dengan gergaji listrik ukuran kecil.
“Secara teknis, di antara cincin dan jari kami masuki batang sendok kecil. Bagian atas batang sendok itu kemudian kami gergaji,” tutur Gatot kepada TribunJatim.com.
Dengan cara ini tangan yang dilingkari cincin tidak terluka terkena mata gergaji.
Namun risikonya cincin emas itu harus terpotong.
Setelah itu barulah cincin dilonggarkan sehingga bisa dilepaskan dari jari.
“Setidaknya cincin itu masih bisa dijual lagi, meski harganya akan turun karena sudah terpotong,” sambung Gatot kepada TribunJatim.com.
Dengan kejadian ini, Gatot berharap warga memperhatikan cincin yang dipakainya.
Jangan sampai terlanjur sayang hingga lupa jika ukurannya sudah kekecilan.