Terpapar Covid -19, Asisten I Pemkab Gresik dan Putranya Meninggal Dunia

Hari Soerjo, Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat di Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang meninggal dunia akibat Covi

Penulis: Willy Abraham | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Hari Soerjo (dua dari kiri) beserta putranya drg Moch Khairullah Fakhri Suryono meninggal dunia terpapar Covid-19. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Hari Soerjo, Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat di Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang meninggal dunia akibat Covid-19. Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kehilangan salah satu pejabat terbaiknya.

Diketahui, Hari Soerjo mendapatkan perawatan intensif di dua rumah sakit rujukan utama Covid-19.

Pertama di RSUD Ibnu Sina, Kabupaten Gresik sejak akhir Juni 2020. Berada diruang isolasi Ibnu Sina selama kurang lebih 4 hari, tidak membuat Hari semakin sehat melainkan kondisinya semakin memburuk hingga harus dilarikan ke rumah sakit di Surabaya.

Hari Soerjo kemudian dirujuk ke RS dr Soetomo, Surabaya hingga menghembuskan nafas terakhir.

Wakil Komandan Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Pemkab Gresik, Moch Qosim menuturkan, selama ini memantau perkembangan kesehatan asisten I Pemkab Gresik itu.

"Kami mohon doa dari seluruh lapisan masyarakat, semoga beliau Husnul Khotimah. Almarhum telah berjuang sekuat tenaga melawan Covid -19," ucapnya kepada TribunJatim.com.

Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik, Reza Pahlevi menambahkan, sebelum Hari Soerjono meninggal, putra pertamanya drg Moch Khairullah Fakhri Suryono yang masih berusia 24 tahun terlebih dulu menghembuskan nafas terakhir. Keduanya telah menjalani perawatan sejak pekan lalu.

4 Pria Sampang Keok Kena Operasi Sikat Semeru, Edarkan Sabu hingga Simpan di Bawah Keramik Musala

Anak di Bawah Umur di Gresik Jadi Korban Pelecehan: Bu Min: Masa Depan Korban Harus Dijamin

Foto Selfie Bertiga dengan Rizki & Nadya, Lesty Sudah Move On, Pakar Ekspresi: Kesedihan Terlihat

Keduanya terlibat kontak erat sesuai hasil penelusuran atau tracing.

"Kami sudah terima kabar tersebut dari Gugus Tugas Covid Surabaya,” pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Saat ini tim gugus tugas Covid-19 masih melakukan penelusuran kepada siapapun yang pernah melakukan kontak erat atau langsung dengan almarhum selama menjalankan tugas sebagai pejabat eselon 2 di Pemkab Gresik. Satu orang terkonfirmasi, almarhum Ambarwati yang merupakan staff bagian umum.

Saat ini jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Gresik menurut data Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 per hari Senin, tanggal (20/7/2020) sebanyak 1.454 orang dengan rincian 451 orang sembuh,125 orang meninggal dunia dan 878 orang dalam perawatan di rumah sakit. (wil/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved