Angkutan Sekolah Gratis di Sidoarjo Sulit Terealisasi, Begini Alasannya
Rencana pembuatan angkutan sekolah gratis di Sidoarjo nampaknya sulit terealisasi.
Penulis: M Taufik | Editor: Taufiqur Rohman
Laporan Wartawan TribunJatim.com, M Taufik
TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Rencana pembuatan angkutan sekolah gratis di Sidoarjo nampaknya sulit terealisasi.
Bahkan anggaran yang telah disiapkan sejak 2019 juga sulit diserap oleh Dinas Perhubungan (Dishub).
Menurut Kepala Bidang Angkutan Dishub Sidoarjo Edi Sutiono, anggaran angkutan sekolah gratis belum bisa diserap karena adanya kebijakan dari pemerintah atas pemberlakuan sistem zonasi sekolah.
"Dengan sistem zonasi, jarak rumah siswa dengan sekolah semua dekat. Sehingga seolah tidak butuh angkutan sekolah," kata Edi, Minggu (26/7/2020).
• Pilwali Surabaya 2020 - Reklame ErJi (Eri Cahyadi-Armuji) Bermunculan di Surabaya, Ini Kata Armuji
• Soal Rapid Test dan PCR pada Lanjutan Kompetisi, Madura United Berharap Ditanggung Operator Liga
Sejak ada sistem zonasi, jarak sekolah dengan rumah siswa rata-rata maksimal hanya sekira 1 kilometer.
Sehingga tidak perlu bus sekolah atau angkutan massal.
Karena jarak yang dekat, jika kendaraan atau angkutan sekolah beroperasi malah cenderun sangat boros.
Itu karena pengangkutan tidak bisa hanya sekali angkut saja.
Disisi lain, jika harus bolak balik, dampaknya pada jam masuk saat proses mengantarkan siswa.
Sebab menurutnya semua jam masuk siswa di sekolah relatif sama.
• Viral Cerita Mahasiswi Semester 3 Hamil Anak Kembar Ditinggal Pacar: Aku Mutusin Bakal Rawat Anakku
• 4 Orang Budak Sabu Dibekuk Polsek Wiyung, Hilangkan Stres Jadi Alasannya
"Apa mereka mau nunggu dianter pagi-pagi sekali sekitar jam lima pagi misalnya, karena harus dilanjut penjemputan yang lain. Dengan jarak yang dekat, malah repot," ucapnya.
Oleh karena itu, pihaknya berpendapat bahwa dengan kondisi ini, akan lebih baik jika siswa bersepeda ke sekolah. Karena jarak tidak jauh.
"Selain hemat energi, ramah lingkungan juga sehat untuk seluruh siswa sekolah," tandasnya.
Hal senada disampaikan anggota DPRD Sidoarjo dari komisi C, Nur Hendriyati Ningsih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/angkutan-sekolah-gratis-sulit-terealisasi-lebih-baik-bersepeda.jpg)