Mahasiswa Unair Demo Blokade Jalan Raya
Respon Demo Blokade Jalan, Unair Minta Mahasiswa Lebih Bijak: Keringanan UKT Masih Diverifikasi
Pihak kampus Universitas Airlangga respon demo mahasiswanya blokade perempatan lampu merah Jalan Dharmahusada Utara: masih verifikasi berkas.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Aksi aliansi mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) meminta keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga membakar ranting di perempatan lampu merah Jalan Dharmahusada Utara direspon pihak kampus.
Ketua Pusat Informasi dan Humas Unair, Dr Suko Widodo menjelaskan hingga saat ini pihak kampus masih memverifikasi berkas pengajuan keringanan UKT dari mahasiswa.
Pengajuan keringanan itu pun bisa dilakukan dengan menyertakan surat keterangan tidak mampu atau terdampak pandemi virus Corona ( Covid-19 ).
• Bank Jatim Kejar Pertumbuhan Kinerja di Semester II Sambil Optimalkan Dana Pemulihan Ekonomi
• CVSKL Gelar Lomba Gambar Jantung Kemerdekaan, Daftar Gratis, Berhadiah Liburan di Hotel Berbintang
Bagi yang orang tuanya bekerja di sektor swasta bisa menyertakan surat keterangan PHK, bagi yang wirausaha bisa menyertakan surat dari RT RW.
"Hingga saat ini kami masih proses memverifikasi berkas pengajuan keringanan UKT mahasiswa. Dengan memakai surat keterangan RT/RW saja kami juga bisa memverifikasi. Sehingga permasalahan keringnan UKT sebenarnya da pada dialog,"urainya, Rabu (29/7/2020).
Suko berharap 51 mahasiswa yang menggelar aksi bisa lebih bijak bersikap di tengah pandemi virus Corona.
• Viral Aksi Emak-emak Lawan 2 Begal yang Mau Jambret Tasnya, sampai Gulat dan Berhasil Rebut Celurit
• Pandemi Covid-19 Pengaruhi Angka Kriminalitas di Malang, Kapolres: Tingkat Keamanan Desa Membaik
Para mahasiswa diminta menerapkan protokol kesehatan dan tidak mengganggu ruang publik dengan memblokade jalan.
"Sebelum mahasiswa menuntut, pimpinan Unair sudah menyerap aspirasi berbagai pihak. Termasuk bertemu organisasi perwakilan mahasiswa, ketua BEM. Kebijkan Unair sudah dipandang berbagai pihak sesuai dengan kondisi saat ini," tegasnya.
Sejumlah kebijakan keringanan UKT diberikan pada 2.395 mahasiswa dengn sistem KIP-K. Mereka adalah para mahasiswa yang saat ini masuk semester 3, 5, dan 7.
Selain itu, pihaknya juga membebaskan UKT bagi mahasiswa yang tinggal menyelesaikan tugas akhir pada Oktober 2020.
"Yang masih keberatan UKT juga bisa mengajukan lewat fakultas dan diteruskan ke direktur keuangan. Sistem UKT ini disepakati di awal masuk kuliah dan besarannya berbeda tiap mahasiswa. Kalau mau dipotong semua, masak yang putra pengusaha kaya,putra bupati dipotong juga padahal perlu membantu UKT bagi yang tidak mampu (subsidi silang),"ujarnya.
Pembiayaan UKT mahasiswa dikatakan Suko juga berperan dalam operasional kampus. Sehingga tidak bisa memberikan pembebasan UKT pada seluruh mahasiswa Unair.
"Kalau terkait subsidi kuota, tolong dong jangan dipakai dengerin musik. Tapi untuk benar beljr karena sudah kami hitung jadi kmi minta mhsiswa bijak memakai fasilitas yang diberikan," lanjutnya.
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Heftys Suud
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/mahasiswa-unair-demo-tuntut-potongan-ukt-50-persen.jpg)