Hunian Sehat untuk Meminimalisir Penularan Covid-19

Konsep perumahan yang mengedepankan kepentingan kesehatan dan kebersihan seperti yang diterapkan di Singapura patut ditiru.

Tayang:
Penulis: Yoni Iskandar | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Arsitek Ren Katili 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Konsep perumahan yang mengedepankan kepentingan kesehatan dan kebersihan seperti yang diterapkan di Singapura patut ditiru.

Kedisiplinan warga Singapura akan kebersihan di lingkungan tempat tinggalnya, ditambah konsep perumahan yang mementingkan sirkulasi udara terbukti ampuh dalam masa pandemi ini.

Wabah Corona virus Disease 2019 (Covid-19) yang berjangkit hampir 8 bulan ini telah membuat banyak perubahan mendasar dalam gaya hidup maupun aktivitas keseharian manusia di seluruh dunia.

Angka penularan yang masih mengkhawatirkan, memicu kesadaran banyak orang bahwa gaya hidup sehat merupakan kunci agar terhindar dari paparan penyakit berbahaya tersebut.

Masyarakat semakin sadar, penerapan protokol kesehatan (physical distancing, penggunaan masker di tempat umum, anjuran rutin cuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir) adalah langkah sederhana yang penting untuk menanggulangi semakin meluasnya penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Lebih dari sekadar perubahan aktivitas keseharian dan lifestyle, pandemi Covid-19 juga mengubah struktur kehidupan masyarakat, termasuk dalam perencanaan tata ruang kota. Bahkan lebih dalam lagi, pada hampir setiap cluster keluarga telah terjadi perubahan ruang privat hunian menjadi area produktif, rekreasi, ruang belajar, tempat ibadah dan lainnya.

Hal ini tidak lepas dengan penerapan aturan work from home (wfh) yang diterapkan hampir semua pelaku dunia usaha bagi hampir seluruh karyawannya selama beberapa bulan terakhir. Perubahan cara hidup “stay at home” yang dialami hampir semua orang itu menimbulkan banyak pertanyaan terkait hunian serta apa yang bisa kita lakukan di lingkup lingkungan pribadi dalam rangka pencegahan penularan Covid-19.

Terkait pertanyaan tersebut, dr. Yulia Muliaty praktisi kesehatan yang berpengalaman sebagai Pembina Kota Sehat di wilayah Jakarta Timur mengingatkan masyarakat tentang karakter dan cara penularan Covid-19 yang cukup unik.

EKSKLUSIF Pengakuan Korban Gilang Predator Fetish Kain Jarik: Pelaku Janjikan Bayaran Dobel

Zaskia Gotik Mendadak Masuk RS, Sikap Sirajuddin Mahmud Diekspos, Lihat Posisinya, Makasih Sayang

Gemar Aviasi Luxiediandra Blusukan Cari Batik Nusantara

“Mengingat cara penularan Covid-19 adalah melalui droplet, masyarakat harus paham bahwa strain Sars-CoV-2 ( virus penyebab COVID-19) dapat bertahan hidup pada suhu 90 derajat Celsius selama satu jam,” ujarnya.

Wanita yang biasa disapa dr. Lia ini memberikan data tambahan dari laboratorium, bahwa untuk membunuh virus ini, tim peneliti harus memanaskannya hingga 92 derajat Celcius selama 15 menit.

Terkait dengan karakter virus tersebut, dr. Lia memberikan beberapa tips praktis untuk mendapatkan hunian sehat sebagai berikut.

1. Pastikan terdapat ventilasi udara yang memadai pada tiap ruangan.

2. Pastikan masuknya cahaya matahari ke dalam rumah.

3. Hindari re-sirkulasi udara seperti yang terjadi dengan penggunaan AC terus-menerus. dr. Lia mengamati, saat ini terjadi peningkatan cluster yang rentan Covid-19 melalui sirkulasi udara yang berputar secara statis seperti pada ruangan yang menggunakan air conditioning (AC).

“Walaupun kontak dekat menjadi faktor utama, namun kondisi berjejalan dengan ventilasi ruangan yang buruk bisa menjadi sebab bertahannya virus dalam ruangan,” jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved