Breaking News:

Virus Corona di Lamongan

Pemulihan Ekonomi Pariwisata, Dompet digital Indonesia Sasar UMKM Banyuwangi

Saat ini Banyuwangi mulai memulihkan ekonomi di sektor pariwisata setelah sempat terganggu karena pandemi virus Corona atau Covid-19.

Surya/Haorrahman
Vincent Iswara, CEO DANA (tengah) saat berada di Banyuwangi 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Saat ini Banyuwangi mulai memulihkan ekonomi di sektor pariwisata setelah sempat terganggu karena pandemi virus Corona atau Covid-19.

Sektor pariwisata merupakan perekomian utama di Banyuwangi. Memasuki era new normal pariwisata ini, banyak pihak mulai pemerintah pusat maupun swasta turut membantu pemulihan pariwisata di Banyuwangi.

Salah satunya Dompet digital Indonesia (DANA), yang turut mendukung pemulihan pariwisata Banyuwangi dengan pemberdayaan UMKM berbasis digital.

“Pariwisata sangat berperan dalam mendongkrak perekonomian Banyuwangi. Dengan potensi wisata alamnya dan budaya yang begitu melimpah, Banyuwangi memiliki jumlah kunjungan mencapai 5,4 juta di tahun 2019," kata Vincent Iswara, CEO DANA, Rabu (29/7), yang datang ke Banyuwangi bersama rombongan Kementerian Kemaritiman dan Investasi.

Dengan teknologi digital yang mengusung platform terbuka, DANA akan bersinergi dengan pemerintah maupun pelaku industri di Banyuwangi. Selain berperan sebagai promosi, DANA juga menyebarkan konten pariwisata dengan memanfaatkan dunia maya.

BREAKING NEWS - Ratusan Pekerja Sor Terob Demo Kantor DPRD Kabupaten Kediri

Penjual Masker Tewas Ditabrak Mobil Nyelonong dapat Penghargaan Bupati Jember, Jamin Pendidikan Anak

Tanpa Sosok Ibu, Vanessa Angel Mengaku Tak Repot Urus Bayi Pertama Kali, Tak Pakai Baby Sitter

"Kami juga akan memanfaatkan media sosial untuk ikut mengampanyekan inisiatif pemerintah menghadirkan contactlest tourism serta berkolaborasi dengan para influencer nasional,” ujar Vincent Iswara kepada TribunJatim.com.

Selain mendukung pemulihan sektor pariwisata, kehadiran DANA di Banyuwangi juga untuk mendorong dan membantu pelaku UMKM lokal untuk berdaya digital. Hal ini menjadi komitmen dalam mendukung target pemerintah menghubungkan 2 juta UMKM dengan ekositem digital hingga akhir tahun 2020.

Berdasakan data Pemkab Banyuwangi, jumlah UMKM di Banyuwangi saat ini mencapai lebih dari 279 ribu. Dari data tersebut, menurut Vincent UMKM harus segera Go Digital agar mampu beradaptasi dan bertahan ditengah persaingan ekonomi global.

“DANA tidak hanya menempatkan diri sebagai perusahaan teknologi, tetapi juga menjadi sahabat UMKM. Melalui teknologi inklusif yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi UMKM Indonesia," katanya kepada TribunJatim.com.

Dengan platform DANA Bisnis, pihaknya mengaku dapat melakukan pendataan dan mempromosikan UMKM di Banyuwangi. Diharapkan, kemudahan dalam menggunakan dompet digital ini dapat bermanfaat bagi pengusaha kecil untuk berdaya digital dalam usahanya.

Selain itu, dengan menggunakan menggunakan transaksi keuangan digital, turut menerapkan kebijakan standar protokol kesehatan bagi masyarakat karena mengurangi kontak langsung. (haorrahman/Tribunjatim.com)

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved